Penulisš Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf H Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos. membuka bimbingan teknis wawasan kebangsaan (Wasbang) bagi pejabat Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Gresik yang diselenggarakan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jl. Pahlawan No. 58 Tlogobendung, Bedilan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Selasa (5/9/2023).
Pada kesempatan tersebut, Dandim mengatakan wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi dengan jati diri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika untuk memecahkan berbagai permasalahan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, Makmur dan sejahtera.
āWawasan kebangsaan memiliki arti penting dalam mempertebal rasa kebangsaan dan merupakan nilai mendasar yang sudah menjadi pandangan hidup bangsa,” tandas Dandim penuh semangat.
Dewasa ini terjadi fenomena kemerosotan rasa, paham dan semangat kebangsaan. Nilai-nilai wawasan kebangsaan yang diharapkan bisa mengintegrasikan sekaligus mewadahi semua keanekaragaman serta perbedaan bangsa belum terealisasi dengan baik.
Disamping itu, dalam perkembangan teknologi yang diyakini sebagai sesuatu yang akan mempermudah kehidupan saat ini, di sisi lain juga membuka celah untuk masuknya paham-paham yang bersebrangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Dalam kondisi seperti ini, peran sekolah sangatlah penting sebagai lembaga pendidikan yang posisinya dekat dengan generasi penerus dalam mendapatkan ilmu.
āJika wawasan kebangsaan diberikan sejak dini, maka karakter kebangsaan generasi akan kuat terbangun,ā ucap Dandim.
āMarilah kita bersama-sama berupaya mewujudkan generasi bangsa yang kuat dengan wawasan kebangsaan, sehingga dapat mengantisipasi sedini mungkin potensi ancaman yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa serta kita wujudkan generasi cinta terhadap tanah air yang tinggi,ā imbuhnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















