Penulis📚 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Menyikapi kasus kekerasan di lembaga pendidikan keagamaan menjadi catatan, perlu peningkatan monitoring penyelenggaraan pendidikan baik kegamaan, non keagamaan, negeri dan atau swasta, termasuk masyarakat yang merupakan stake holder juga berhak memantau dan memberikan masukan yang positif untuk kebaikan penyelenggraan dan pengelolaan pendidikan di lingkungan masing masing, dengan bijak dan keteladanan.

Kendatipun juga catatan bagi guru dan instansi/organisasi profesi guru, tetap terus,.melakukan pembinaan baik dari segi hard skill maupun sofe skill guru.
Sebagai guru yang bijaksana, ia akan terus mencari metode alternatif yang lebih efektif dalam mempersiapkan anak didik secara mental dan moral, saintikal, spiritual, dan etos sosial, sehingga anak dapat mencapai kematangan yang sempurna, memiliki wawasan yang luas dan kepribadian yang tauhidi. Nah, kepribadian yang tauhidi (meng-Esa-kan Allah semata) itu lah yang tak banyak dimiliki lembaga pendidikan kita.
Dengan demikan diharapkan Guru akan mendampingi dan mendidik anak dengĂ n hati sehingga mudah mengontrol diri.
Demikian seruan Ayo Mendidik Dengan Hati Tanpa Emosi yang disampaikan Dewan Pakar Pendidikan Kabupaten Gresik Dr. A. Syifaul Qulub, S.Ag, M.EI yang juga Ketua STAIDA Gresik sekaligus Dosen Ekonomi Syariah Unair Surabaya ini.

Menurut Dr Syifa Qulub atau akrab disapa cak Afuq yang juga Wakil Ketua PCNU Gresik ini, seharusnya pada instansi terkait dan segenap organisasi profesi lebih meningkatkan pendalaman materi shoft skill guru dan supervisi kinerja guru.
“Hal ini jangan sampai terulang lagi kekerasan pada peserta didik yang terjadi pada lembaga pendidikan keagamaan, baik swasta maupun negeri,” ujarnya, Jumat (6/1/2023).
Cak Afuq menambahkan, mendidik peserta didik dalam hal ini guru harus lebih menekankan pada penekanan pada aspek spiritualitas pada guru.
Harapannya semoga ini menjadi terakhir dan tidak akan terjadi lagi kekerasan pada peserta didik di lembaga pendidikan. “Sebagai guru pendidik harus bisa memberikan yang terbaik untuk peserta didik, baik pendampingan, pembimbingan dan pembentukan karakter Akhlaqul karimah yang baik,” pungkasnya. ( Syafik Hoo/Telisik Hati)
















