Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Tak main-main, anggota DPRD Gresik termuda Muhammad Syahrul Munir siap pasang badan mendukung penuh ikhtiar Tim Melek Industri mendobrak PT Freeport Indonesia (PTFI). Harapannya, PTFI bisa mempekerjakan warga lokal Gresik yang saat ini masih banyak yang berstatus pengangguran.
“Saya intens berdiskusi dengan Tim Melek Industri binaan sahabat senior Lestari Widodo. Saya paham betul betapa sulitnya masuk dalam lingkaran industri yang ada di JIIPE saat itu (terutama pada proyek Smelter Freeport),” ujar Cak Syahrul (CS) sapaan akrabnya, Jumat (1/9/2023).
Ini benar-benar menjadi fakta bahwa Warga Lokal Gresik sampai hari ini pun masih bersaing dengan Warga Luar Gresik dalam hal kompetensi dan kualifikasi. Ini tantangan sekaligus bencana, karena warga lokal masih banyak yang tidak memiliki sertifikasi kompetensi.
Di sisi lain, kualitas BLK Gresik belum cukup mendukung kualitas pekerja yang dibutuhkan oleh Industri sekitar, khususnya kawasan JIIPE yang pada hari ini jadi primadona.
“Terlepas dari itu semua, saya salut dengan eksisnya Tim Melek Industri, karena hingga saat ini mindset tak mungkin terbentuk tanpa edukasi. Edukasi industri sudah dimulai oleh teman-teman Tim Melek Industri,” tandasnya.
Sementara Pembina Tim Melek Industri Lestari Widodo menghaturkan terima kasih atas dukungan dari anggota dewan Cak Syahrul untuk terus berikhtiar agar warga lokal asli Gresik bisa diterima bekerja di PT Freeport Indonesia.
“Kami akan terus berikhtiar sekuat tenaga membekali para pekerja santri dengan berbagai kompetensi sesuai kebutuhan KEK JIIPE, khususnya PT Freeport Indonesia. Bismillah, semoga terwujud bisa turut mengurangi angka pengangguran sesuai Nawakarsa Bupati dan Wabup Gresik,” ungkap Kang Widodo. (Didik Hendri Telisik Hati)
















