• Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik JurnalistikĀ 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, June 23, 2026
  • Login
Bumi Nusantara News
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
Bumi Nusantara News
No Result
View All Result
Home POLITIK

Di Udayana Bali, Ketua DPD RI Tegaskan Utusan Daerah di MPR Harus Berbasis Pemilik Wilayah

Telisik Hati by Telisik Hati
20 June 2023
in POLITIK
0
Di Udayana Bali, Ketua DPD RI Tegaskan Utusan Daerah di MPR Harus Berbasis Pemilik Wilayah
371
SHARES
371
VIEWS
WhatAppsFacebook

PenulisšŸ“š Sefdin Dinejad/Telisik Hati

BN News.com – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan seharusnya Utusan Daerah di dalam MPR diisi oleh mereka yang memiliki wilayah-wilayah di Nusantara ini. Baik itu Raja dan Sultan Nusantara, maupun Masyarakat Adat penghuni wilayah yang berbasis Suku, Marga, Nagari dan sejenisnya.

“Berbicara tentang Utusan Daerah, kita harus membaca sejarah keberadaan wilayah di Nusantara ini,” kata LaNyalla dalam FGD “Siapakah Utusan Daerah MPR? Membedah Siapa Saja Utusan Daerah di MPR dan Bagaimana Pengisiannya, di Universitas Udayana, Bali, Selasa (20/6/2023).

Mereka inilah yang mengalami secara langsung penjajahan oleh VOC dengan Tentara Belandanya. Sehingga sejarah mencatat beberapa perlawanan terhadap Belanda telah terjadi di era Kerajaan dan Kesultanan Nusantara.

Puncaknya, lanjut LaNyalla, para Raja dan Sultan Nusantara memberi dukungan moril dan materiil yang konkrit bagi lahirnya negara ini, berupa penyerahan Wilayah-Wilayah mereka untuk menjadi bagian dari Negara Republik Indonesia.

“Sikap Legowo dari para Raja dan Sultan Nusantara itu sekaligus bukti bahwa sudah seharusnya para Raja dan Sultan Nusantara ini adalah bagian dari Pemegang Saham Utama negara ini,” ujarnya.

Tetapi fakta yang terjadi, imbuhnya, Kerajaan dan Kesultanan Nusantara, serta Kelompok Masyarakat Adat yang dulu menghuni Hutan atau Wilayah berbasis Suku, Marga atau Nagari, sama sekali tidak terlibat dan tidak memiliki saluran langsung dalam menentukan wajah dan Arah Perjalanan bangsa ini.

“Perlu kita ingat, ada empat syarat untuk berdirinya suatu negara. Pertama, adanya Rakyat. Kedua, adanya Wilayah. Ketiga, terbentuknya pemerintahan. Dan keempat, adanya pengakuan internasional,” papar dia.

Sebelum Indonesia lahir, dikatakan LaNyalla, wilayah di Nusantara terbagi dalam dua zona. Yang pertama adalah Zelfbesturende Land Schappen, atau daerah-daerah berpemerintahan sendiri, yang sejatinya dikuasai Kerajaan dan Kesultanan Nusantara.

Yang kedua, adalah Volks Gemeen Schappen atau wilayah yang dihuni dan dimiliki kelompok Masyarakat Adat, yang berbasis Suku, Marga, Nagari, dan sebagainya. Kemudian Belanda menciptakan daerah-daerah baru, yaitu daerah Otonom dan daerah Administratif Pemerintahan Hindia Belanda di Nusantara.

“Jadi, para pendiri bangsa, saat menyusun tentang Utusan Daerah, sudah memikirkan bahwa seharusnya Utusan Daerah di dalam MPR dihuni oleh mereka yang memiliki wilayah-wilayah di Nusantara ini,” ungkap Senator asal Jawa Timur itu.

Namun katanya, rumusan Utusan Daerah yang didisain para Pendiri Bangsa, belum pernah dilakukan secara benar, baik di era Orde Lama, maupun Orde Baru. Pada masa Orde Lama, dari tahun 1945 hingga tahun 1965, MPR RI belum dapat dibentuk secara utuh dan konsisten, karena situasi saat itu yang tidak mendukung, akibat beberapa perubahan Model Konstitusi dan gejolak militer akibat Agresi Militer Belanda serta beberapa pemberontakan di dalam negeri.

“Di era Orde Baru, dari tahun 1966 hingga 1998, Utusan Daerah justru diisi oleh unsur Eksekutif yang ada di daerah. Mulai dari Gubernur, Panglima Kodam, Kepala Kepolisian Daerah, Rektor Universitas Negeri, dan lain sebagainya. Pemilihan tersebut juga diserahkan kepada DPRD Provinsi. Sehingga Utusan Daerah banyak yang berafiliasi kepada Golongan Karya, yang mendominasi kursi di DPRD Provinsi,” katanya.

Diperparah lagi, dengan adanya Amandemen Konstitusi tahun 1999 hingga 2002, bangsa ini telah mengubur Sistem Bernegara yang dirumuskan para Pendiri Bangsa tersebut.

“Untuk itu, saya menawarkan kepada kita semua, untuk kita sepakati lahirnya Konsensus Nasional kembali kepada Demokrasi Pancasila. Kembali kepada Sistem Bernegara rumusan Pendiri Bangsa. Dan mengisi Utusan Daerah dengan benar, yakni mereka-mereka pemilik wilayah asal usul Negara ini. Yaitu para Raja dan Sultan Nusantara serta Tokoh Masyarakat Adat,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Rektor Universitas Udayana Prof.Dr.Ir I Nyoman Gede Antara. M.Eng.IPU mengatakan, sudah saatnya daerah kembali memiliki utusan daerah di MPR. “Utusan Daerah jika harus diaktifkan kembali adalah bagian dari upaya serius merawat memori kolektif bangsa dalam sejarah lahirnya bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Utusan Daerah harus dihuni oleh utusan yang tepat untuk tujuan tersebut,” kata Rektor dalam sambutan resminya.

Narasumber acara tersebut, Dr. Gede Marhaendra Wija Atmaja. SH. M.Hum dari Universitas Udayana, mengatakan pemilik wilayah yang dimaksud bisa juga para Raja yang sudah punya kerajaan dan masyarakat adat, termasuk pemangku desa adat. “Contohnya seperti desa adat di Bali. Hal ini pun sangat layak untuk menjawab Siapakah utusan daerah sesuai dengan tema kita ini,” katanya.

Hal senada diungkapkan oleh narasumber yang lain Mohammad Novrizal SH. LI M dari Universitas Indonesia. Kata dia, kewajiban perlindungan negara bukan hanya diberikan pada orang, melainkan juga pada ruang. ā€œMelindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Oleh karena itu, setiap daerah, baik padat ataupun jarang penduduknya harus memiliki kesetaraan hak perwakilan atau territorial rights,” katanya.

Hal yang tegas diungkapkan oleh Raja Sidenreng Sulawesi Selatan PYM Adatuang Sidenreng XXV Ir. H. Andi Faisal Sapada. Kata dia, hal ini membutuhkan kesepakatan atau konsensus nasional untuk mengembalikan UUD 1945 sesuai naskah asli.

“Supaya kedaulatan rakyat ini betul-betul dijamin sesuai dengan harapan pendiri bangsa. Ini membutuhkan perjuangan, konsekuensi dan sebagainya. Kalau ini lebih baik untuk rakyat, kenapa tidak kita perjuangkan. Kami sangat berharap demikian karena pemilik wilayah secara adat, bukan secara pemerintahan, adalah Raja-Raja dan Sultan se Nusantara. Kita sudah menyumbang banyak untuk negara ini,” kata Raja Andi yang juga diamini Raja Klungkung PYM Ida Dalem Semara Putra.

LaNyalla hadir didampingi Anggota DPD RI dari Bali yakni Dr. SHRI I.G.N Arya Wedakarna, Drs. Made Mangku Pastika M.M, H. Bambang Santoso M.A. Selain itu juga hadir Anggota DPD RI Provinsi Banten, Drs. K.H Habib Ali Alwi, Anggota DPD RI Provinsi Sulbar H. Almalik Pababari, Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin, Kabiro Setpim DPD RI Sanherif Hutagaol, dan Kapusperjakum DPD RI Andi Erham.

Sementara tuan rumah hadir Rektor Universitas Udayana Prof.Dr.Ir. I Nyoman Gede Antara. M.Eng.IPU dan para wakil rektor. Sedangkan nara sumber acara tersebut adalah Dr. Gede Marhaendra Wija Atmaja. SH. M.Hum dari Universitas Udayana dan Mohammad Novrizal SH. LI M dari Universitas Indonesia.

Sementara penanggap FGD tersebut adalah Raja Klungkung PYM Ida Dalem Semara Putra, Raja Sidenreng Sulsel PYM Adatuang Sidenreng XXV Ir. H. Andi Faisal Sapada dan Prof. Dr. Drs. I Gusti Bagus Suka Arjawa dari Udayana. (Sefdin Dinejad/Telisik Hati)

Previous Post

Polres Gresik Amankan Kunjungan Presiden Jokowi Tinjau Progress Smelter PT Freeport Indonesia

Next Post

MAN 2 Gresik Kibarkan Bendera Kemenangan di Ajang Olimpiade Sains Nusantara Tingkat Nasional

Telisik Hati

Telisik Hati

Next Post
MAN 2 Gresik Kibarkan Bendera Kemenangan di Ajang Olimpiade Sains Nusantara Tingkat Nasional

MAN 2 Gresik Kibarkan Bendera Kemenangan di Ajang Olimpiade Sains Nusantara Tingkat Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Kapolres Gresik Ngopi Bareng Nelayan, Salurkan Bantuan serta Bakti Kesehatan

Kapolres Gresik Ngopi Bareng Nelayan, Salurkan Bantuan serta Bakti Kesehatan

23 June 2026
Purnawirawan Polri ini Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Polres Gresik di Momen HUT Bhayangkara ke-80

Purnawirawan Polri ini Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Polres Gresik di Momen HUT Bhayangkara ke-80

23 June 2026
Pemkab Gresik Perkuat Sektor Peternakan: Kambing Domba BakalĀ Jadi Produk Bernilai Tambah

Pemkab Gresik Perkuat Sektor Peternakan: Kambing Domba BakalĀ Jadi Produk Bernilai Tambah

23 June 2026
Di Tengah Rupiah Melemah, 100 Orang Tua Sumringah, karena Anaknya Dikhitan Gratis Petrokimia Gresik plus Dapat Uang Saku, Sarung, dan Obat

Di Tengah Rupiah Melemah, 100 Orang Tua Sumringah, karena Anaknya Dikhitan Gratis Petrokimia Gresik plus Dapat Uang Saku, Sarung, dan Obat

23 June 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

20 January 2025
Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

3 January 2025
Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

14 September 2023
Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

13 December 2024
IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATISā€¼ļø

IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATISā€¼ļø

3
Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

2
PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

1
Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

1
Kapolres Gresik Ngopi Bareng Nelayan, Salurkan Bantuan serta Bakti Kesehatan

Kapolres Gresik Ngopi Bareng Nelayan, Salurkan Bantuan serta Bakti Kesehatan

23 June 2026
Purnawirawan Polri ini Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Polres Gresik di Momen HUT Bhayangkara ke-80

Purnawirawan Polri ini Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Polres Gresik di Momen HUT Bhayangkara ke-80

23 June 2026
Pemkab Gresik Perkuat Sektor Peternakan: Kambing Domba BakalĀ Jadi Produk Bernilai Tambah

Pemkab Gresik Perkuat Sektor Peternakan: Kambing Domba BakalĀ Jadi Produk Bernilai Tambah

23 June 2026
Di Tengah Rupiah Melemah, 100 Orang Tua Sumringah, karena Anaknya Dikhitan Gratis Petrokimia Gresik plus Dapat Uang Saku, Sarung, dan Obat

Di Tengah Rupiah Melemah, 100 Orang Tua Sumringah, karena Anaknya Dikhitan Gratis Petrokimia Gresik plus Dapat Uang Saku, Sarung, dan Obat

23 June 2026
Kapolres Gresik Ngopi Bareng Nelayan, Salurkan Bantuan serta Bakti Kesehatan

Kapolres Gresik Ngopi Bareng Nelayan, Salurkan Bantuan serta Bakti Kesehatan

23 June 2026
Purnawirawan Polri ini Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Polres Gresik di Momen HUT Bhayangkara ke-80

Purnawirawan Polri ini Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Polres Gresik di Momen HUT Bhayangkara ke-80

23 June 2026
Pemkab Gresik Perkuat Sektor Peternakan: Kambing Domba BakalĀ Jadi Produk Bernilai Tambah

Pemkab Gresik Perkuat Sektor Peternakan: Kambing Domba BakalĀ Jadi Produk Bernilai Tambah

23 June 2026
Di Tengah Rupiah Melemah, 100 Orang Tua Sumringah, karena Anaknya Dikhitan Gratis Petrokimia Gresik plus Dapat Uang Saku, Sarung, dan Obat

Di Tengah Rupiah Melemah, 100 Orang Tua Sumringah, karena Anaknya Dikhitan Gratis Petrokimia Gresik plus Dapat Uang Saku, Sarung, dan Obat

23 June 2026
Wabup Dokter Alif Ingatkan KONI Kabupaten Gresik Pentingnya LPJ Keuangan yang Akuntabel dan Transparan

Wabup Dokter Alif Ingatkan KONI Kabupaten Gresik Pentingnya LPJ Keuangan yang Akuntabel dan Transparan

23 June 2026
Kakanwil Jatim Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Kakanwil Jatim Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

23 June 2026

Bumi Nusantara News

Ā© 2023 Buminusantaranews.com.

Navigate Site

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik JurnalistikĀ 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata

Ā© 2023 Buminusantaranews.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In