GRESIK, BN News – Komisi II DPRD Kabupaten Gresik turun langsung ke Pendopo Kecamatan Benjeng bersinergi menggelar kegiatan bertajuk Penguatan Fasilitas Administrasi dan Tata Pemerintahan Desa Menuju Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang Tertib, Transparan dan Akuntabel.
Acara yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Benjeng ini dihadiri oleh para kepala desa, perangkat desa, serta perwakilan media.
Anggota Komisi II DPRD Gresik, Sulton Sulaiman, SH, MH menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda monitoring dan evaluasi (monev) terhadap tertib administrasi desa.
Politisi muda dari PPP ini menyoroti masih adanya kekurangan pemahaman di kalangan perangkat desa terkait administrasi yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.
“Harapan saya, semua kepala desa dan perangkatnya bisa memahami pentingnya tertib dan keterbukaan administrasi agar tidak sampai berurusan dengan hukum,” tegas Sulton saat dikonfirmasi BN News, Jumat Berkah (7/11/2025).
Ia juga menyerap aspirasi dari beberapa kepala desa yang mengusulkan pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) secara lebih fokus, misalnya hanya untuk dua atau tiga desa dalam satu sesi. Menurutnya, pola ini lebih efisien dan memungkinkan pendampingan yang lebih intensif. “Kalau pola ini berhasil, bisa jadi contoh untuk desa-desa lain,” tambahnya.
Kegiatan semakin interaktif saat sesi tanya jawab dibuka. Para peserta menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang memerlukan perhatian dari pemerintah daerah maupun DPRD.
Sulton Sulaiman pun berkomitmen untuk menyampaikan berbagai permasalahan tersebut kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
Sementara Sekretaris Camat Benjeng, Sudarmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, khususnya Anggota Komisi II DPRD Gresik Sulton Sulaiman, para kepala desa, dan awak media.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan legislatif dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.
“Alhamdulillah, para kepala desa sepakat bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Meski sebagian besar sudah memahami tugas dan tanggung jawabnya, diskusi hari ini membuka ruang untuk perbaikan bersama,” tandas Sudarmanto.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai masukan dari para kepala desa akan menjadi catatan penting yang akan dibawa ke pembahasan di tingkat eksekutif maupun legislatif, demi kemaslahatan masyarakat desa.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kecamatan Benjeng dalam mendorong pemerintahan desa yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kolaborasi antara desa, kecamatan, dan legislatif demi pelayanan publik yang lebih baik. (Telisik Hati)
















