BN News – Dua perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik H.Lulus, S.E., M.A.(Kasi PHU) dan H. Muh. Ali Faiq, M.H.I.(Kasubag TU) hadir dalam kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Surabaya 1446H/2025M yang digelar di Hotel Novotel Solo, Jawa Tengah, pada 17-19 Juli 2025.
Hari pertama kegiatan dibuka dengan sambutan penuh makna dari Dr.H.Abdul Wahid, Kabag TU Kanwil Kemenag Jawa Tengah yang mewakili Kakanwil. Acara dilanjutkan dengan pemaparan tajam dari Mohammad As’adul Anam (Kabid PHU Kanwil Kemenag Jatim), yang menyuguhkan data dan refleksi atas pelaksanaan haji 2025.
Memasuki hari ke-2, suasana makin reflektif dan penuh evaluasi mendalam. Dr.H.Sruji
Bakhtiar, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, menyampaikan pesan yang menohok namun mencerahkan.
Menurutnya, evaluasi bukan untuk mencari kambing hitam, tetapi sebagai cara memahami kompleksitas nyata di lapangan. la juga menekankan perlunya redefinisi peran petugas, PHD, dan KBIHU.
“Jemaah harus tunduk pada petugas, bukan pada KBIHU. Bimsik bukan formalitas, tapi
harus membangun ikatan emosional.”
Semangat kolaborasi terasa kuat dalam forum ini. Seluruh peserta dari berbagai kabupaten /kota se-Jawa Timur berkomitmen meningkatkan mutu layanan.Tak lupa,
pembinaan dan verifikasi terhadap KBIHU serta biro travel umrah jadi prioritas yang
dibahas langsung.
Kemenag Gresik hadir tak hanya sebagai peserta, tapi sebagai pembelajar aktif dan
kontributor solutif. Karena sejatinya, melayani jemaah haji bukan hanya soal logistik, tapi
soal spiritualitas, tanggung jawab, dan cinta. Mari kita dukung semangat transformasi ini.
Dari Solo menuju Makkah, dari refleksi menuju reformasi. Dari Gresik, untuk Indonesia yang lebih tertata dan berkah. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















