• Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
Wednesday, September 16, 2026
  • Login
Bumi Nusantara News
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
Bumi Nusantara News
No Result
View All Result
Home ARTIKEL

Framing Negatif dan Luka Sunyi di Balik Pagar Pesantren

Telisik Hati by Telisik Hati
15 October 2025
in ARTIKEL
0
Framing Negatif dan Luka Sunyi di Balik Pagar Pesantren
1.5k
SHARES
1.5k
VIEWS
WhatAppsFacebook

Oleh: Dr. Muhammad Asrori, M.Pd.I

LAMONGAN, BN News – Ada yang retak dalam logika publik kita. Di tengah arus deras informasi dan gelombang narasi yang berseliweran, dunia pesantren kembali menjadi sasaran bidikan yang tak adil. Layar televisi—yang semestinya menyalurkan cahaya pengetahuan—kini malah menebar kabut kecurigaan. Trans7, dengan segala kekuatan siarnya, menayangkan pesantren dalam bingkai muram: tradisional, feodal, bahkan seolah menyimpan kelam di balik pagar bambu dan kitab kuning.

Sebagai santri, kita tentu tak anti kritik. Tapi kita punya hak untuk bersedih. Sebab bukan kebenaran yang disajikan, melainkan niat jahat yang disamarkan dalam bahasa jurnalistik. Framing negatif yang diarahkan kepada dunia pesantren setelah duka di Pondok Al-Khozini bukan sekadar kekeliruan redaksional. Ia adalah penyimpangan moral media, yang memilih menjual rasa ingin tahu publik daripada menegakkan empati sosial.

Padahal, di dalam pesantren, kehidupan mengalir dengan sederhana namun beradab. Setiap pagi, anak-anak itu bangun sebelum fajar, menimba ilmu, mencuci piringnya sendiri, menunduk di hadapan gurunya bukan karena takut, tetapi karena hormat. Di dunia pesantren, menundukkan badan di hadapan guru adalah cara paling indah untuk menegakkan kemanusiaan.

Ironisnya, tindakan tawadhu’ itu kini dituduh sebagai simbol feodalisme. Mereka yang tak memahami ruh pendidikan pesantren melihat sopan santun sebagai rantai, bukan sebagai cermin budi. Mereka lupa, bahwa bangsa yang kehilangan sopan santun, sesungguhnya sedang kehilangan arah.

Lalu, bagaimana dengan ojigi di Jepang? Membungkukkan badan di hadapan guru atau atasan di negeri sakura itu selalu dielu-elukan sebagai manifestasi etika dan disiplin. Media kita pun memujinya setinggi langit. Tapi ketika nilai yang sama tumbuh di tanah sendiri, dengan akar spiritualitas yang lebih dalam, ia justru dilecehkan.
Apakah ini bukan bentuk inferioritas intelektual—bangsa yang silau pada budaya asing tapi buta pada kearifan sendiri?

Pesantren selama berabad-abad telah menjadi benteng moral bangsa. Dari rahimnya lahir pejuang, ulama, dan pendidik yang menyalakan obor pengetahuan di tengah gelap kolonialisme dan dekadensi moral. Namun hari ini, media—yang seharusnya menjadi ruang publik yang adil—justru memperlakukan pesantren seperti terdakwa. Padahal, di banyak layar kaca yang sama, saban hari kita disuguhi tontonan yang memperdagangkan tubuh, sensasi, dan kehancuran nilai. Lalu siapa sebenarnya yang sedang merusak generasi bangsa?

Kritik seharusnya lahir dari niat membangun, bukan dari dendam atau rasa curiga yang dikapitalisasi. Pesantren bukanlah lembaga steril dari kesalahan, tapi ia juga bukan sarang kegelapan sebagaimana disuguhkan sebagian media. Di sana ada guru yang tak pernah digaji, santri yang belajar kesabaran, dan nilai-nilai yang tak bisa dibeli dengan uang korporasi mana pun.

Maka ketika media korporat menuding pesantren dengan label buram, sejatinya yang mereka serang bukan hanya institusi pendidikan Islam—melainkan moralitas bangsa yang masih berani menjaga kesopanan dan ketulusan di tengah zaman yang sibuk menertawakan keduanya.

Ada yang lebih berbahaya dari fitnah: yaitu ketika fitnah itu dianggap berita. Dan ada yang lebih menyedihkan dari kebohongan: ketika kebohongan itu dianggap sebagai kebenaran karena disiarkan dengan suara jernih dan kamera canggih.

Kita harus berani bersuara. Sebab jika pesantren terus dibiarkan menjadi kambing hitam dalam narasi modernitas, maka yang sedang runtuh bukanlah dunia pesantren itu sendiri—melainkan akal sehat bangsa yang kehilangan rasa hormat kepada sumber moralnya.

Pesantren bukan masa lalu. Ia adalah ruang sunyi tempat moral bangsa ini diselamatkan dari kehancuran. Dan jika dunia media tak lagi mampu melihat cahaya di balik kesunyian itu, barangkali bukan pesantren yang gelap—tetapi hati mereka yang sudah padam. (*)

*Penulis Dr. Muhammad Asrori, M.Pd.I adalah Ketua PC. PERGUNU Lamongan yang juga Dosen Fakultas Agama Islam Unisla

Previous Post

Ketua PC IKAPMII Kabupaten Gresik Turut Kecam Tayangan Trans7 yang Lecehkan Santri dan Pesantren

Next Post

MUI Gresik Kecam Keras Tayangan Trans7, Nur Faqih: Lecehkan Kiai, Pesantren dan Lukai Perasaan Umat

Telisik Hati

Telisik Hati

Next Post
MUI Gresik Kecam Keras Tayangan Trans7, Nur Faqih: Lecehkan Kiai, Pesantren dan Lukai Perasaan Umat

MUI Gresik Kecam Keras Tayangan Trans7, Nur Faqih: Lecehkan Kiai, Pesantren dan Lukai Perasaan Umat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Maulid Nabi, DMI Gresik Gelontor Uang Kehormatan Ratusan Juta untuk Imam Masjid

Maulid Nabi, DMI Gresik Gelontor Uang Kehormatan Ratusan Juta untuk Imam Masjid

16 September 2026
Nur Laily Guru MAN 1 Gresik Raih Juara 3 Desain Busana Pesta Tingkat Nasional

Nur Laily Guru MAN 1 Gresik Raih Juara 3 Desain Busana Pesta Tingkat Nasional

16 September 2026
Babinsa Kroman Gresik Dampingi Ratusan Warga Terima Bantuan Beras per Orang 30 Kg 

Babinsa Kroman Gresik Dampingi Ratusan Warga Terima Bantuan Beras per Orang 30 Kg 

15 September 2026
Bersama Kepala Kemenag Gresik, MA Alkarimi Tebuwung Dukun Sukses Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Bersama Kepala Kemenag Gresik, MA Alkarimi Tebuwung Dukun Sukses Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

15 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

20 January 2025
Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

3 January 2025
Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

14 September 2023
Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

13 December 2024
IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

3
Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

2
PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

1
Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

1
Maulid Nabi, DMI Gresik Gelontor Uang Kehormatan Ratusan Juta untuk Imam Masjid

Maulid Nabi, DMI Gresik Gelontor Uang Kehormatan Ratusan Juta untuk Imam Masjid

16 September 2026
Nur Laily Guru MAN 1 Gresik Raih Juara 3 Desain Busana Pesta Tingkat Nasional

Nur Laily Guru MAN 1 Gresik Raih Juara 3 Desain Busana Pesta Tingkat Nasional

16 September 2026
Babinsa Kroman Gresik Dampingi Ratusan Warga Terima Bantuan Beras per Orang 30 Kg 

Babinsa Kroman Gresik Dampingi Ratusan Warga Terima Bantuan Beras per Orang 30 Kg 

15 September 2026
Bersama Kepala Kemenag Gresik, MA Alkarimi Tebuwung Dukun Sukses Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Bersama Kepala Kemenag Gresik, MA Alkarimi Tebuwung Dukun Sukses Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

15 September 2026
Maulid Nabi, DMI Gresik Gelontor Uang Kehormatan Ratusan Juta untuk Imam Masjid

Maulid Nabi, DMI Gresik Gelontor Uang Kehormatan Ratusan Juta untuk Imam Masjid

16 September 2026
Nur Laily Guru MAN 1 Gresik Raih Juara 3 Desain Busana Pesta Tingkat Nasional

Nur Laily Guru MAN 1 Gresik Raih Juara 3 Desain Busana Pesta Tingkat Nasional

16 September 2026
Babinsa Kroman Gresik Dampingi Ratusan Warga Terima Bantuan Beras per Orang 30 Kg 

Babinsa Kroman Gresik Dampingi Ratusan Warga Terima Bantuan Beras per Orang 30 Kg 

15 September 2026
Bersama Kepala Kemenag Gresik, MA Alkarimi Tebuwung Dukun Sukses Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Bersama Kepala Kemenag Gresik, MA Alkarimi Tebuwung Dukun Sukses Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

15 September 2026
Respon Cepat 110 Satresnarkoba Polres Gresik Berhasil Temukan 10,8 Kg Ganja dalam Vespa di Gudang Ekspedisi

Respon Cepat 110 Satresnarkoba Polres Gresik Berhasil Temukan 10,8 Kg Ganja dalam Vespa di Gudang Ekspedisi

15 September 2026
Penuh Kebersamaan !! Dimas Faturrahman Sampaikan Aturan Pengelolaan Makam ke Masyarakat Kedamean

Penuh Kebersamaan !! Dimas Faturrahman Sampaikan Aturan Pengelolaan Makam ke Masyarakat Kedamean

15 September 2026

Bumi Nusantara News

© 2023 Buminusantaranews.com.

Navigate Site

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata

© 2023 Buminusantaranews.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In