Penulis📚 Kemenag Gresik/Telisik Hati
BN News.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Gresik, Dra. H. Moh. Ersat, M.HI memberikan pembinaan terkait Satuan Pendidikan Ramah Anak (SPRA) pada Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) 05.

Melalui kesempatan ini, Kepala Kantor Kemenag Gresik menganjurkan penerapan SPRA di lingkungan madrasah.
“Bapak ibu, Satuan Pendidikan Ramah Anak ini harus diterapkan. Jangan ada kekerasan apapun di Madrasah, baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal,” ujar Kakankemenag Gresik lulusan UINSA tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa model pendidikan hari ini tidak dapat disamakan dengan model pendidikan masa lalu. Pendidikan saat ini harus mengedepankan kemanusiaan tanpa ada kekerasan sedikitpun. Meskipun terdapat siswa yang kurang baik, maka penyelesaiannya harus dengan cara yang manusiawi dan baik, tanpa ada kekerasan.
Selain terkait SPRA, Kakankemenag Gresik juga menghimbau agar para siswa jangan sampai ada yang melakukan pernikahan dini. Melainkan para siswa dihimbau agar terus melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dahulu. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan terkait pentingnya toleransi dan sikap moderat pada guru madrasah. Ia berharap agar jangan sampai ada pendidik madrasah yang berpaham intoleran.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta, yang terdiri dari jajaran pengawas, kepala sekolah dan para guru ini, berlangsung di Aula Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Suci, Manyar, Gresik.
Selain itu, dalam kegiatan ini terdapat penampilan pembacaan Qiroati yang dibawakan oleh ananda Brian. Tidak hanya itu, terdapat pula pembacaan shalawat Mahalalul Qiyam yang dibawakan oleh Grub Al-Banjari MTs Mambaus Sholihin, Suci, Gresik. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)















