JEMBER, BN News – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan Piagam Penghargaan Nomor: 100.3.3/3271/ KPTS/033.2/2025 kepada: ZAINAL ABIDIN, S.Ag., M.Fil.I. Sebagai Tokoh Masyarakat Perintis Penerapan Higiene Sanitasi untuk Pemotongan Unggas di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur dalam acara puncak kegiatan Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Bersama Ibu Gubernur Tahun 2025 yang berlangsung di City Forest Jember pada Senin (24/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur menyerahkan berbagai penghargaan dan bantuan kepada petugas berprestasi tingkat Jawa Timur, antara lain menyerahkan sertifikat kepada masyarakat perintis sanitasi di kawasan Rumah Potong Unggas (RPU) Sidowungu, Gresik.

Zainal menjelaskan, program tersebut diawali dengan Gerakan Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) sebanyak 98 orang bersertifikat dari LSP BNSP yang diadakan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan didampingi Dinas Pertanian Gresik yang dibagi menjadi 3 gelombang memakan waktu sekitar 5 bulan. Dan berikutnya akan dapat bantuan paket peralatan potong ayam sebanyak 84 RPU berbasis komunal dengan Kelompok Masyarakat bernama “Sidowungu Bangkit”.
Selain itu, turut serta diberikan bantuan simbolis berupa obat, vaksin, pakan, motor roda tiga pengangkut pakan, dan bantuan kambing untuk anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Jawa Timur.
Sementara Kiai Zainal Abidin usai menerima Penghargaan mengungkapkan rasa syukur dan menghaturkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Peternakan Jatim, Kepala Dinas Pertanian Gresik dan Pelatih Juleha.
“Penghargaan ini wujud kepedulian Gubernur Jawa Timur terhadap perkembangan dan masa depan pemotongan Unggas rumahan di kawasan Rumah Potong Unggas (RPU) di Desa Sidowungu Menganti, dan penghargaan ini sebenarnya untuk para Juleha, Pemilik Potongan Unggas, juragan ayam, teman-teman pejuang sejak awal program ini, dan untuk masyarakat Sidowungu semua, saya hanyalah uwot saja”, ungkap Ustadz Zainal yang juga Ketua DMI (Dewan Masjid Indonesia) sekaligus Pengurus MUI Gresik ini didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Ir. Eko Anindito Putro, MMA.
Untuk diketahui, dalam acara tersebut, Provinsi Jawa Timur juga berhasil memecahkan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) untuk inseminasi buatan (IB) pada ternak sapi terbanyak dalam kurun waktu satu tahun. (Telisik Hati)
















