Penulisš Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Semarak peringatan Tahun Baru Islam 1445 H, Pengurus dan anggota Fatayat NU Panceng Gresik menggelar kegiatan Konferensi Periodik VI Tahun 2023. Rangkaian semarak peringatan momen Tahun Baru Islam dan Konferensi ini tidak disia-siakan oleh pengurus PAC Fatayat NU Panceng dengan menggelar berbagai acara, diantaranya senam bersama dengan 550 peserta, Sholat Dhuha berjamaah, Istighosah dan Konferensi.
Gelaran ini mengusung tema “Menguat Bersama,Maju Bersama Untuk Perempuan Indonesia Dan Peradaban Dunia”. Dan kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Moed’har Arifin jalan Raya Daendles Gedangan Sidayu Gresik, Rabu (19/7/2023).
Agenda Konferensi Periodik VI Fatayat NU Panceng adalah : Evaluasi program, Sidang Komisi dan rekomendasi serta pemilihan pengurus baru Fatayat NU Panceng masa khidmah 2023-2027 serta didukung kehadiran 23 ranting Fatayat NU se-Kecamatan Panceng.
Dalam Konferensi tersebut Masruroh S.Pd terpilih secara aklamasi kedua kalinya untuk masa khidmah 2023-2027. Masruroh mengatakan, Fatayat NU Panceng ke depanya harus mampu hadir lebih dekat di tengah masyarakat serta menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Program yang kemarin belum maksimal dan terakomodir untuk kepengurusan baru dengan tekad semangat kompak kita jalankan bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut Masruroh menjelaskan, misi yang kita emban adalah penguatan kapasitas kelembagaan organisasi dengan penguatan SDM kader. “Semoga dengan kekompokan pengurus baru Fatayat NU Panceng akan lebih baik,” jelasnya.
Masruroh mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dengan Masjid Moed’har Arifin Sidayu. Semoga bermanfaat dan selalu mengedukasi.
“Alhamdulillah kegiatan Konferensi berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan,” tegas Masruroh aktivis kader NU mantan ketua IPPNU Panceng ini.
Turut hadir membersamai Konferensi VI Fatayat NU Panceng, diantaranya Gus Aqib Dewan PKB, Fauzi Dewan Demokrat, (Dapil 6), Camat Panceng, Jajaran MWC NU Panceng Syuriah Katib, Banom dan pengurus Masjid Moed’har Arifin Sidayu. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















