Penulis: Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Indonesia digadang akan menjadi negara baru pada tahun 2040. Sebelum memasuki masa keemasan pada tahun 2045 tepat saat usia kemerdekaan mencapai 100 tahun. Untuk itu, Anggota DPRD Jawa Timur Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, LC, MM, M.Pd.I mendorong kaum muda untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.

Menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas, menurut Gus Iwan, sapaan akrab Ahmad Iwan Zunaih diperlukan strategi di berbagai aspek. Sehingga dapat mencetak generasi muda yangyang memiliki karakter kreatif dan inovatif, serta terus berkarya dan berdaya.
“Kita mempunyai negara Indonesia yang kuat dan diperkirakan pada tahun 2040 akan menjadi negara baru, bukan lagi negara berkembang, maka harus tetap menjaga rumah besar kita, tidak hanya menjaga, tapi sekaligus menyebarkan sebagai delegasi yang Rahmatan Lil Alamin,” ungkap Gus Iwan dalam sarasehan bersama kader-kader PC GP Ansor Gresik, Sabtu (3/12/2022).
Politisi asal Nasdem itu menilai, kemajuan bangsa tidak terlepas dari peran pemuda. Oleh sebab itu, dibutuhkan waktu yang cukup panjang untuk menyiapkan SDM unggul serta diperlukan terobosan yang cerdas dan efektif, agar generasi masa depan mampu beradaptasi dengan segala perkembangan di era yang akan datang.
“Sebagai pemuda dan sebagai bangsa Indonesia yang kuat, pemuda harus mengenal keadaan bangsa dan memperjuangkannya untuk memberi kemanfaatan dan menjaga keutuhan bangsa,” terang Putra Pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum Dukun Gresik ini.
Sementara itu, lanjutnya, di era menuju Indonesia baru pada 2040 nantinya, generasi muda akan dihadapkan dengan berbagai tantangan dan persaingan global. Termasuk pada berbagai aspek sentral yakni kesehatan, pembangunan, dan ekonomi.
“Dengan banyaknya figur dan sumber daya manusia yang mumpuni bisa mengisi semua lini kehidupan, ibarat Indonesia adalah sajadah dalam sholat maka siapapun boleh solat di atasnya dan harus tetap menjaganya,” pungkas menantu Prof. Dr. K.H. Abdul Ghofur, Pimpinan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur ini. (Didik Hendri Telisik Hati)
















