BN News – Subhanallah, lebih dari 2.000 jamaah memenuhi pelataran Pondok Pesantren Al-Karimi, Tebuwung, dalam Haul KH Abdul Karim ke-133, Rabu (11/6/2025). Beliau adalah sosok ulama besar yang jejak perjuangannya masih hidup dalam nafas keislaman masyarakat Dukun dan sekitarnya.
Di hadapan ribuan jamaah, Dr. H. Pardi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, menyampaikan harapan agar barokah KH Abdul Karim tetap mengalir deras ke masyarakat, sebagaimana air sumur yang tak pernah kering.”
Lebih lanjut, beliau menekankan, apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar ritual, tetapi upaya menguatkan batin dan jasmani agar tetap nyambung kepada para muassis, khususnya beliau.
Dalam nada simbolik, Dr. Pardi mengajak untuk menjadi seperti huruf Alif: “Alif itu tegak, entah di awal, tengah, atau akhir kalimat. Kita pun harus demikian: tegak di mana pun berada, mampu beradaptasi dalam segala zaman, namun tetap menjunjung tinggi ajaran Ahlussunnah wal Jamaah,” tegasnya.
Sementara Ddalam mau’idhah hasanahnya, KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) turut mengingatkan: “Amalan para kiai dulu memang singkat, tapi besar manfaatnya. Yang menyelamatkan kita adalah ibadah dan amal perbuatan. Kalau semua kita kembalikan kepada Allah, Insya Allah semuanya dilancarkan.”
Haul ini bukan sekadar mengenang, melainkan menyambung batin dengan perjuangan para ulama. Semoga nilai-nilai itu terus hidup dan diwariskan lintas generasi. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















