GRESIK, BN News – Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Sadar akan besarnya tanggung jawab tersebut, Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Gresik mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Profesionalisme Guru di Aula Kantor Kemenag Gresik, yang dijadwalkan selama dua hari pada hari Rabu dan Kamis, 20-21 Mei 2026.
Pelatihan yang mengusung tema “Hypnoteaching – Menginstal Hal-hal Baik Pada Sistem Pikiran Siswa” ini diikuti oleh 478 guru RA bersertifikasi dari berbagai penjuru Kabupaten Gresik yang dibagi dalam dua gelombang. Kehadiran ratusan pendidik ini menjadi bukti nyata tingginya semangat bertransformasi di lingkungan madrasah.
Acara penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Gresik, Masfufah, didampingi tim solid dari Seksi Pendma, serta diawali dengan pembacaan laporan kegiatan oleh Ketua Panitia KKRA Kedamean, Muslikawati.
Dalam sambutannya, Masfufah menekankan pentingnya memperluas KKG-RA di tingkat kecamatan, meningkatkan kualitas pencatatan administrasi, serta mengajak guru mendalami pembelajaran digital melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Melalui pendekatan psikologi *hypnoteaching*, para pendidik diharapkan tidak hanya mentransfer ilmu secara konvensional, melainkan piawai menanamkan nilai karakter positif ke alam bawah sadar siswa.
Ditambah penekanan pada penerapan budaya lokal dan pengembangan ekstrakurikuler, kegiatan ini dipastikan membawa dampak positif yang masif bagi mutu pendidikan anak usia dini di Gresik. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
#KemenagGresik #MadrasahMaju #GuruRA #HypnoteachingGresik #PendidikanKarakter #KKRAGresik #PendidikProfesional
















