Penulis: Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Guna merawat budaya dan sejarah Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Pemuda desa setempat menggelar kegiatan diskusi sejarah dan haul desa sebagai bentuk komitmen membangun kebersamaan dan mengenang jasa para leluhur. Selain itu, juga menggelar Bazar sebagai ikhtiar bangkit pulihkan ekonomi pasca pandemi.
Acara peringatan tersebut dipusatkan di area Maqbaroh Mbah Singosari Desa Sawo Dukun yang diperingati dalam Haul Leluhur desa.
Ainur Rohim selaku Ketua Panitia mengatakan, acara ini dikemas selama 2 hari. Untuk hari pertama, dimeriahkan dengan parade drumband karang taruna Satya Sawo Galing, musik akuistik, Bazar UMKM, dan ngaji sejarah dengan tema “Moco Tlatah Sawo.
” Sebagai puncak kegiatan ini, di hari kedua, yakni diisi dengan kegiatan Khatmil Qur’an dan ziarah leluhur serta ditutup dengan manaqib dan pengajian agama Islam. Hal ini bisa dijadikan edukasi khususnya untuk kalangan pemuda,” tandasnya.
Salah satu tokoh pemuda Sawo Imam Syafii menjelaskan, kegiatan Haul ini adalah untuk membangun kepedulian terhadap leluhur Desa Sawo, untuk mengenang perjuangan dan dakwah beliau dalam mengembangkan Islam di Bumi Sawo dan sekitarnya.
“Hal ini perlu kita telisik untuk kita bangun agar budaya dan para leluhur desa ini tidak punah dan tetap lestari,” tuturnya.
Acara ini dihadiri tokoh masyarakat Desa Sawo dan warga serta ormas desa setempat. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















