Oleh: Nur Fakih
GRESIK, BN News – Ahmad Nurhamim (58) pada tahun 1995 terlihat sebagai staf KUKMI, bekerja sebagaimana karyawan lainnya. Kantornya di Jl. Basuki Rahmad bersebelahan dengan kantor PWI Gresik. Hampir setiap hari bertemu dan berdiskusi dengannya tentang usaha-usaha KUMI mengangkat derajat pengusaha kecil.
Besar dalam binaan almarhum H. Tamam Mubarok, politisi gaek Golkar sekaligus seorang motivator ulung, dalam diri Nurhamim, terbentuk seorang yang tidak hanya prihatin dengan persoalan wong cilik tetapi selalu mencarikan jalan keluar setiap persoalan yang dihadapi pelaku usaha mikro ini.
Pikiran-pikiran almarhum Tamam Mubarok bahwa setiap orang memiliki potensi menjadi pengusaha besar dengan memberinya pelatihan, tempat usaha dan permodalan menjadikan Ahmad Nurhamim sebagai politisi peduli UMKM. Dengan jabatannya sebagai Sekum Golkar sampai Ketua DPD Golkar Gresik dan Wakil Ketua DPRD Gresik, memuluskan cita-citanya untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di kota yang kaya industri ini melalui program pro wong cilik.
Maka di tengah-tengah semangatnya yang mulia ini sangat mengejutkan Jumat, 03 April 2026, tetiba ada kabar Ahmad Nurhamim meninggal dunia. Innalillahi wainnailaihi Rojiun. ***
*Nur Fakih, Penulis adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik sekaligus Budayawan Kota Santri
















