GRESIK, BN News – Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib dengan tegas menyatakan bahwa perpecahan bisa menjadi sumber redupnya Islam.
Penegasan tersebut disampaikan Kiai Rofiq sapaan akrabnya di hadapan seluruh pengurus BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Kabupaten Gresik, Sabtu (13/9/2025).
Ya, dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofiq didapuk memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh pengurus BKPRMI serta para guru yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Gresik di aula MUI Gresik.
Kiai Rofiq bersyukur dan gembira hari ini bisa bertatap muka dengan bapak ibu pengurus dan pimpinan TPQ se-Kabupaten Gresik. “Sebagai Ketua MUI Gresik, saya hanya bisa memberikan dukungan penuh atas digelarnya Rapat Tahunan BKPRMI sekaligus persiapan Munaqosyah se-Kabupaten Gresik,” ungkap Kiai yang dikenal santun dan tawadhu’ ini.
Berikut pesan penting yang disampaikan Kiai Rofiq:
1. Ayo kita jadikan Gresik sebagai rujukan taklim dan tahfidz Al-Qur’an. Marilah mulai sekarang kita siarkan pembelajaran Al-Qur’an dan kita hidupkan terus di Gresik, mulai ujung utara sampai selatan, sehingga identitas kota santri tidak akan luntur.
2. Jadilah sebagai pengajar Al-Qur’an yang lebih mengedepankan ikhlas, istiqomah, dan sabar. Insya Allah jika 3 hal ini dipegang akan melahirkan generasi Islam yang tangguh iman dan takwanya.
3. Hindari perpecahan di organisasi, karena perpecahan menjadi sumber redupnya Islam.
4. MUI Gresik siap mendukung penuh berbagai kegiatan positif dari BKPRMI
Sementara Ketua DPD BKPRMI Gresik Ustadz Nur Khanif didampingi Sholikhul Amin dan pengurus lainnya menghaturkan banyak terima kasih atas wejangan, arahan, sekaligus bimbingan langsung dari Ketua Umum MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib.
“Matur nuwun Yai, luar biasa, wejangannya sangat bermanfaat bagi kami untuk terus memajukan BKPRMI Gresik,” ucapnya penuh syukur. (Telisik Hati)
















