Gresik, BN News – Langit pagi di halaman Stadion Gelora Joko Samudro (GeJos) Gresik, pada Senin 5 Mei 2025 tak sekadar diliputi mendung tipis, tapi juga larut dalam isak tangis haru dari ratusan calon jemaah haji. Kloter 14 dan 15 asal Kabupaten Gresik resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Total 752 jemaah dari berbagai KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) mengalir dalam gelombang putih-putih penuh takbir dan doa.
Pemandangan menggetarkan hati itu disaksikan langsung oleh Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, didampingi Kasi PHU H. Lulus, seluruh kepala seksi, penyelenggara Zakat dan Wakaf, dan para Kepala KUA se-Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, Sekda Ahmad Washil, unsur Forkopimda juga Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib turut mengiringi keberangkatan yang berlangsung dalam suasana syahdu dan penuh pengharapan.
“Total jemaah haji asal Gresik tahun ini berjumlah 2.139 orang, tersebar di berbagai kloter dari gelombang pertama hingga kedua,” ujar H. Pardi dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa seluruh jemaah beserta petugas telah dinyatakan sehat dan siap melaksanakan ibadah haji. Tak lupa, ia memohon doa agar Kabupaten Gresik senantiasa diberi keberkahan.
Deretan KBIHU yang turut serta dalam kloter 14 meliputi: Al-Azhar, MWC Bungah, MWC Benjeng, MWC Duduksampeyan, dan Azzuabairiyah. Sedangkan kloter 15 terdiri dari: Al Mustawa, Yatamam, Al Munawaroh, Shafa Marwah, dan Darul Istiqomah.
Wakil Bupati (Wabup) dr Asluchul Alif menyampaikan kebahagiaan dan harapannya kepada seluruh jemaah agar menjadi duta yang membawa nama baik, tak hanya untuk diri dan daerah asal, tetapi juga untuk Indonesia.
“Jaga lisan, jaga perilaku, dan jangan lupa banyak minum air putih. Tapi yang paling penting: jaga hati. Tanah Suci adalah cermin. Siapa yang datang dengan hati bersih, akan pulang dengan jiwa yang lebih bening,” pesannya. (Telisik Hati)
















