Penulis📚 Mbah Singo/Telisik Hati
BN News.com – Generasi muda harus mempunyai sifat pemberani dalam menghadapi kenyataan hidup, karena sifat ini merupakan sumber kekuatan dan motivasi agar ia menjadi makhluk yang berdaya guna, berhasil guna, sukses dalam segala aspek kehidupannya.
Dengan sifat pemberani, ia akan mampu memecahkan segala persoalan, problema yang dihadapinya, ia bah mobil baja yang mampu menerobos dinding – dinding kesulitan, membuka lebar tirai dan mengurangi benang kusut dalam hidupnya.
Dalam sebuah majlis taklim, kala saya mengantarkan jamah ibu ibu Fatayat Ranting Lowayu & Majlis Taklim Al Usrah saya mendengar, Mutiara Hikmah yang keluar dari pengampuhnya, yaitu *Gus Jazilus Syakho’* Banyu Urip Ujungpangkah beliau bererkata, bahwa sifat yang baik itu berada di posisi tengah tengah. Seperti halnya dermawan antara boros dan pelit.
Begitupun pemberani, antara ceroboh membabi buta dan takut atau pengecut.
Nah disinilah keberanian melakukan perannya sebagai penengah antara keduanya. Berani maju kedepan jika itu dipandangnya sesuatu yang wajib diperjuangkan, dan sebagai ketetapan tekat yang bulat. Atau mundur teratur sebagai bentuk kehati – hatian.
Secara garis besar ada 2 keberanian;
• Keberanian yang bersifat fisik, keberanian ini perlu buat seseorang yang berjuang demi mempertahankan haknya, mempertahankan negaranya dan juga agamanya dari kedholiman sampai titik darah penghabisan.
• Keberanian yang bersifat mental, keberanian ini dibutuhkan buat orang-orang yang berjuang disebuah birokrasi, wakil rakyat atau menjadi seorang ulama panutan umat. Berani mengatakan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah, meskipun dihadapkan pada sebuah tekanan orang-orang atau sistem yang ada diatasnya. Keberanian semacam inilah yang akhir-akhir ini kita dapat melihatnya dari sosok tokoh guru bangsa “Yai Mahfud MD”.
Jika sifat pemberani itu luntur atau tidak ada dalam diri anak bangsa, maka bangsa ini akan dikuasai oleh orang orang yang lalim. Al hasil baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat akan berjalan diatas rel-rel yang bengkok, yang keluar dari norma-norma dan kehancuran sebuah bangsa tinggal menunggu tanggal mainnya.
Maka untuk menyelamatkan bangsa dari kehancuran yang nyata, sifat pemberani harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak kita, anak didik kita jika ia seorang guru, santri-santri kita jika ia seorang kyai. Karena pemberani merupakan benteng yang paling kokoh dan paling ampuh dalam mempertahankan nusa bangsa & agama. (Mbah Singo/Telisik Hati)
*Mbah Singo PenaHidup, 5 April 2023















