Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Dr. H. Husnul Maram, M.H.I membuka kegiatan Pelatihan Hisab Rukyat Angkatan I dan Pelatihan Keluarga Sakinah Angkatan I pada Senin, 27 Maret di Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya.

Pada kesempatan ini, Husnul Maram menjelaskan apresiasi kepada panitia telah menyelenggarakan diklat hisab dan rukyat. “ Kita ini kurang Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu dan memahami dengan baik dan benar tentang hisab rukyat dengan segala permasalahannya, baik secara konseptual maupun dalam tataran praktis,” tutur Maram.
Selain itu menurut Maram adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) ahli hisab rukyat yang mampu melakukan komunikasi dengan masyarakat secara baik dan benar di bidang hisab rukyat, khususnya yang berkenaan dengan penentuan awal bulan Qomariyah, pembuatan jadwal waktu sholat dan imsakiyah serta pengukuran arah kiblat membuat diklat hisab dan rukyat menjadi sangat penting untuk dilakukan.
Pria asal Gresik ini tak lupa menekankan pentingnya sikap moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia yang majemuk. “Indonesia terdiri dari berbagai macam masyarakat dengan latar belakang budaya, agama, suku, dan ras yang berbeda. Agar tercipta kerukunan dan kehidupan damai di masyarakat, memilki sikap yang moderat tentu harus dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat,” tandasnya.
Moderasi Beragama adalah sikap menjalankan ajaran agama sesuai dengan kitab suci tanpa merendahkan keyakinan/agama lainnya.
Ada 4 indikator yang menunjukkan seseorang telah mampu bersikap moderat. Pertama adanya komitmen kebangsaan yang berarti setia dan patuh pada NKRI, UUD 1945, dan Pancasila. Kedua adalah toleransi yaitu menghormati dan menghargai keyakinan dan agama yang berbeda. Ketiga adalah anti kekerasan yaitu menjauhi segala bentuk kekerasan baik fisik, verbal, maupun seksual. Keempat, yaitu mengakomodir budaya lokal.
Kegiatan ini akan berlangsung hingga 1 April mendatang. (Didik Hendri Telisik Hati)















