DAHSYATNYA KARNAVAL SEMBAYAT: Kehebohan Karnaval bertajuk Sembayat Bamboo Carnival (SBC) hebohkan masyarakat Gresik. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Setelah sempat vakum 3 tahun akibat pandemi, tahun ini Karnaval Sembayat kembali digelar pada momen menyemarakkan HUT RI ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022.


Karnaval terdahsyat tahun ini bertajuk Sembayat Bamboo Carnival (SBC). Puluhan kreasi patung replika memadati ruas jalan Daendles Sembayat. Bahkan jalan tertutup dan arus kendaraan lumpuh total. Ribuan warga tumplek blek penuh antusias menyaksikan gelaran spektakuler itu.


SBC yang dihelat setiap 17 Agustus itu, dibuka oleh Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani. Ada 23 peserta. Mereka mewakili rukun tetangga (RT) masing-masing di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Satu RT satu atraksi.


“Alhamdulillah Bamboo Carnival Sembayat bisa kami gelar lagi. Selama 3 tahun vakum akibat pandemi,” kata Kepala Desa (Kades) Sembayat Amin sebelum acara pada Rabu malam, 17 Agustus 2022.


Lebih lanjut Kades Amin didampingi Sekdes Zainul Abidin mengatakan, nantinya setiap kreasi diarak mulai depan Balai Desa sampai mengelilingi desa. Dari beberapa kreasi replika yang dibuat warga menelan biaya puluhan juta. Mulai angka terendah Rp 20 juta sampai Rp 30 juta.


“Semua kreasi bahan dasar bambu, ditambah pembiayaan untuk sound sistem, mixer, beserta mesin desel. Untuk sound system saja bisa habis 10 juta, belum kreasi atau kerajinannya. Semuanya swadaya dari masing-masing RT,” terangnya.


Dikatakan, Jika dahulu patung raksasa digerakan dengan cara manual, seperti ditarik dengan tali. Tahun ini lebih mekanik. “Seperti semburan api naga, dulu ya manual sekarang memakai kompesor untuk menyemprotkan api,” jelasnya.


Pemdes Sembayat berharap, kegiatan Sembayat Bamboo Carnival mampu menumbuhkan kerukunan dan kekompakan warga. Sekaligus membangkitkan perekonomian warga. “Semoga tahun mendatang tambah meriah,” harapnya.


Sementara anggota DPRD Termuda Muhammad Syahrul Munir yang turut menyaksikan karnaval tahunan tersebut menyatakan kagum dan mengapresiasi kegiatan Bamboo Carnival di Desa Sembayat.

“Ini sangat luar biasa warga bisa membuat kreasi replika raksasa. Tadi kaget lihat naganya bisa menyemburkan api,” ucapnya.

Menurut Syahrul, Sembayat Bamboo Carnival punya daya tarik yang hebat. Sehingga ribuan warga tertarik datang. Bahkan ada pengunjung dari luar kota, seperti Surabaya, Lamongan hingga Sidoarjo.

“Ini potensinya besar. Semoga bisa menumbuhkan perekonomian warga sekitar,” harapnya.

Untuk diketahui, dari puluhan kreasi replika patung itu, bermacam-macam bentuk kreasi yang dibuat masyarakat. Mulai hewan sampai tokoh wayang dan kerajaan di Indonesia. Ada Gajah, Harimau, Kerbau, Macan, Singa, Paus, Naga, Ikan Koi, hingga patung Gajah Mada, Rama dan Sinta. Semua patung yang dibuat dengan bahan utama bambu itu memiliki cerita masing-masing.

Menariknya, dari setiap kreasi, warga mengenakan busana khas masing-masing. Ada busana adat dari Indonesia, Jawa hingga Bali. Disertai sound sistem dan lampu hias di setiap kreasi tersebut. Luar biasa, Joosss Sembayat Bamboo Carnival…!!! (Didik Hendri Telisik Hati)
















