GRESIK, BN News – Momen kelulusan SMP Darussalam menjadi ajang refleksi penting bagi para wisudawan dan orang tua. Menghadapi tantangan nyata di Kabupaten Gresik yang kini menjadi pusat investasi nasional seperti kawasan JIPE dan industri strategis lainnya, SDM lokal dituntut memiliki daya saing tinggi.
Hadir mewakili lembaga, Akhmad Yahya selaku Kasi PAIS Kemenag Gresik menyampaikan bahwa lulusan pendidikan berbasis agama harus menjadi “aktor” pembangunan, bukan sekadar penonton. Beliau merumuskan strategi Head, Heart, and Hand.
Head (Knowledge): Kapasitas otak yang terus diisi ilmu sepanjang hayat.
Heart (Akhlak): Integritas dan kejujuran sebagai penentu kesuksesan tertinggi.
Hand (Skill): Keterampilan praktis untuk menjawab kebutuhan pasar kerja.
Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para siswa agar tidak berkecil hati mengenai biaya pendidikan, melainkan fokus pada pengembangan karakter disiplin seperti shalat tepat waktu dan penguatan jejaring sosial.
Mari kita kawal putra-putri kita menjadi pribadi yang bermanfaat, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
#KemenagGresik #PendidikanAgama #GresikBisa #WisudaDarussalam #SDMUnggul #KemenagPeduli #JIPE
















