Penulisš Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Tak main-main, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, S.STP, M.Si berikhtiar keras mengejar target pendapatan Rp 185 miliar yang ditugaskan kepada DPMPTSP Gresik di tahun 2023 ini.
Salah satu upaya jitu yang dilakukan Agung, yakni turun langsung mewarning dan dengan tegas meminta agar pengusaha mematuhi semua ketentuan perizinan dalam berusaha. Karena perizinan berusaha itu merupakan kewajiban warga negara yang melakukan usaha, maka DPMPTSP Gresik meminta semua pelaku usaha mematuhinya.
Warning tersebut disampaikan Kepala DPM-PTSP saat menggelar Sosialisasi Perizinan Usaha bagi perusahaan Formula Pertama (Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan – Perusahaan di sekitar Kecamatan Manyar) di Hotel Horisson, GKB, Kecamatan Manyar, Selasa (4/7/2023).
Menurut mantan Camat Gresik ini, Kecamatan Manyar salah satu wilayah di Kabupaten Gresik yang industri/perusahaannya tumbuh suburĀ baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
“Terlebih, pemerintah pusat telah menetapkan kawasan tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Dan kawasan ini masuk Proyek Strategis Nasional (PSN),” tandasnya serius.
Saat ini, lanjut Agung, Kawasan KEK JIIPE mulai tumbuh perusahaan-perusahaan baru, seperti PT Freeport Indonesia (PTFI), PT Chiyoda Internasional dan sejumlah perusahaan lainnya yang tentu membutuhkan perizinan. Jika izin menjadi wewenang daerah maka diurus di DPM PTSP Gresik, namun kalau pusat, maka diurus di pusat.
“Untuk itu, melalui Sosialisasi Perizinan Usaha bagi perusahaan Formula Pertama (Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-Perusahaan di Sekitar Kecamatan Manyar) ini, saya selalu menekankan agar semua pengusaha mematuhi semua ketentuan perizinan yang dibutuhkan,” tegasnya sembari akan terus intens turun menggelar Sosialisasi Perizinan Usaha agar seluruh perusahaan semua ketentuan Perizinan Berusaha. (Didik Hendri Telisik Hati)
















