Gresik, BN News – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik menggelar apel pagi yang menjadi momen penting bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk merefleksikan peran dan tanggung jawabnya, Senin (6/10/2025).
Plt. Kepala Kemenag Gresik, M. Ali Faiq, dalam amanatnya mengajak ASN untuk bersyukur atas kesejahteraan yang masih terjamin dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama di tengah situasi global yang bergejolak.
Ali Faiq secara eksplisit menyinggung dampak dari isu geopolitik, seperti konflik Israel–Palestina dan Rusia–Ukraina, yang ia sebut telah memicu krisis pangan dan ekonomi di berbagai belahan dunia. Dalam konteks ini, ia menyoroti kondisi ASN di luar negeri.
“Bahkan, di beberapa negara, para pegawai pemerintah mengalami pemotongan gaji akibat dampak krisis global. Kita patut bersyukur karena di Indonesia, para ASN masih mendapatkan hak dan kesejahteraannya dengan baik,” ujarnya. Pernyataan ini bertujuan menumbuhkan rasa syukur yang mendalam di kalangan ASN Kemenag Gresik.
Tidak hanya isu ekonomi, Ali Faiq juga menyerukan pentingnya dimensi kemanusiaan. Ia mengajak seluruh pegawai untuk mendoakan saudara-saudara di Palestina, terutama anak-anak yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses pendidikan dan pembelajaran Al-Qur’an.
Selain itu, ia menyoroti musibah di tanah air, seperti gempa bumi di Sumenep dan robohnya bangunan pesantren di Sidoarjo. Ali Faiq membagikan kisah inspiratif mengenai keteguhan iman, di mana ada santri yang tetap berzikir dan beribadah meski berada di bawah reruntuhan. Momen ini, menurutnya, menjadi pelajaran besar tentang pentingnya keimanan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan.
Sebagai wujud nyata dari empati tersebut, dan menindaklanjuti edaran dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Ali Faiq menginstruksikan seluruh ASN untuk menyisihkan sebagian rezekinya. Kontribusi ini akan disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Gresik untuk membantu para korban musibah di dalam dan luar negeri.
Ali Faiq menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral ASN sebagai bagian dari masyarakat yang resilien. Harapannya, sumbangan yang diberikan dapat menjadi amal jariyah dan membawa manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















