Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
Gresik, BN News – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-79, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik menggelar tasyakuran dan doa bersama yang berlangsung di GOR MTsN Gresik, Selasa (2/1/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, termasuk Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, Kasubbag TU, Muh. Ali Faiq, seluruh Kepala Seksi (Kasi), Penyelenggara Zawa, serta ASN, guru, staf, dan pegawai dari berbagai satuan kerja, baik KUA maupun madrasah. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Gresik juga turut memeriahkan acara tersebut.
Kegiatan dimulai dengan Khotmil Qur’an serentak yang dipimpin oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur melalui zoom. Dilanjutkan dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gresik, Abdul Haris, seluruh peserta yang hadir mengikuti dengan penuh khidmat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, H. Pardi, dalam sambutannya pada momentum Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-79, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenag Gresik atas kontribusi dan dedikasi mereka.
“Kementerian Agama harus terus berupaya mewujudkan umat yang rukun, penuh kedamaian, rahmat, dan kasih sayang,” ujar H. Pardi. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memberikan ucapan selamat kepada para pegawai yang telah lolos seleksi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Kebersamaan, kekompakan, serta kerjasama dan kolaborasi antarpegawai harus terus dikembangkan. Insya Allah, dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan umat yang rukun,” tambah beliau.
H. Pardi juga memperkenalkan konsep “RUKUN” sebagai panduan nilai yang harus dijalankan oleh seluruh ASN di lingkungan Kemenag Gresik:
1. Rohmah: Tebarkan kedamaian, dimulai dari lingkungan terdekat dengan kasih sayang.
2. Utility: Prioritaskan kegiatan yang berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.
3. Kompak: Jaga kekompakan dari level atas hingga bawah. Segala tugas dilakukan dengan semangat kebersamaan; ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.
4. Usaha Maksimal: Perbaiki niat dalam bekerja, pastikan lillah (karena Allah), dengan memberikan yang terbaik untuk Kemenag.
5. Nyata: Tidak hanya sekadar omongan, tetapi dibuktikan dengan kinerja nyata.
Lebih lanjut, H. Pardi mengingatkan agar setiap ASN senantiasa memperbarui niat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. “Niatkan semua pekerjaan kita sebagai ibadah kepada Allah. Mari terus berusaha maksimal dan nyata dalam setiap langkah pelayanan kita kepada masyarakat,” pungkas beliau.
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tulus, diharapkan Kementerian Agama Kabupaten Gresik mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan umat yang rukun, penuh kedamaian, dan keberkahan.
Kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan ini menjadi momentum refleksi dan motivasi bagi seluruh jajaran Kemenag Gresik untuk terus meningkatkan dedikasi dalam melayani umat dan masyarakat. (Didik Hendri Telisik Hati)
















