GRESIK, BN News – Menghadapi fase remaja yang penuh dinamika emosional dan tekanan akademis, kesehatan mental siswa madrasah kini jadi prioritas utama. Menjawab tantangan tersebut, Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) MTs Kabupaten Gresik menggelar pelatihan intensif penguatan kompetensi konseling realita pada 10–12 September 2026 di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan dilanjutkan secara daring.
Pelatihan yang dibuka oleh Plt. Kasubbag TU Kantor Kemenag Gresik, Akhmad Yahya ini membekali 45 guru BK MTs se-Kabupaten Gresik dengan metode konseling realita. Akhmad Yahya menegaskan pentingnya tiga pilar bagi guru ASN: kompetensi, profesionalisme, dan integritas.
Dukungan penuh juga mengalir dari Pengawas BK MTs, Muzdalifah, serta Ketua MGBK MTs Gresik, Faridah Hanum, yang menyebut pendekatan ini memberikan alat ukur praktis agar pendampingan siswa lebih presisi. Menariknya, para peserta dibimbing langsung oleh Kasi Pendma Kemenag Gresik, Masfufah, bersama akademisi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Budi Purwoko.
Melalui terobosan ini, Kemenag Gresik bersama pendidik melangkah nyata mewujudkan lingkungan madrasah yang sehat emosional, responsif, dan ramah anak. Mari kita dukung bersama tumbuh kembang mental generasi penerus bangsa! (*)
#KemenagGresik #GuruBKMadrasah #KesehatanMentalSiswa #MadrasahRamahAnak #MGBKMTsGresik
















