GRESIK, BN News – Puncak perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Gresik tahun ini berlangsung penuh khidmat dan sarat makna persaudaraan, Rabu (4/3/2026). Bertempat di lokasi acara yang dipenuhi nuansa akulturasi, pemimpin rohani Tan Sutanto memandu sekitar 100 umat dalam doa keselamatan yang mendalam.
Kegiatan ini menjadi istimewa karena dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari FKUB, Formagam, PSMTI, hingga jajaran Kapolres dan Kapolsek. Tak ketinggalan, para tokoh lintas agama dan penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa turut hadir, menunjukkan betapa cairnya sekat perbedaan di Gresik.
Kemenag Gresik menegaskan komitmennya dalam mengawal moderasi beragama. Kehadiran unsur Kemenag di tengah perayaan ini adalah bentuk nyata pelayanan negara bagi seluruh umat beragama tanpa terkecuali. Dampak positifnya jelas: masyarakat merasa aman, nyaman, dan dihargai dalam menjalankan tradisi spiritualnya.
Doa bersama ini dipanjatkan secara tulus untuk keselamatan keluarga, masyarakat sekitar, serta keamanan bangsa dan negara agar senantiasa terhindar dari marabahaya. Sebuah potret indah yang menunjukkan bahwa doa adalah bahasa universal untuk kedamaian. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
#KemenagGresik #GresikHarmoni #ModerasiBeragama #CapGoMeh2026 #FKUBGresik #PersaudaraanTanpaBatas
















