BN News – Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menguatkan peran Kantor Urusan Agama (KUA) melalui peluncuran Program The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat) Ramadan 1447 H/2026 M, pada Rabu (4/3).
Kegiatan pembukaan digelar secara hybrid dari MAN Surabaya dan diikuti secara daring oleh 38 Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota serta seluruh Kepala KUA, penghulu, dan penyuluh agama Islam se-Jawa Timur.
Pembukaan program dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar. Turut hadir Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Jatim, Munir, Kepala Kemenag Kota Surabaya Muhammad Muslim, serta Kepala MAN Surabaya Fathorrakhman. Sebanyak 100 siswa MAN Surabaya mengikuti kegiatan secara luring.
Kabid Urais, Munir, menyampaikan bahwa Program The Most KUA merupakan inisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dalam rangka optimalisasi pembinaan keluarga sakinah selama Ramadan dengan tema nasional “Joyful Ramadan Mubarak.” Program ini berbasis pembinaan kelompok yang menyasar tiga segmen utama, yakni remaja usia sekolah (14–19 tahun), remaja usia nikah (di atas 19 tahun dan belum menikah), serta keluarga muslim, khususnya pasangan dengan usia perkawinan di bawah lima tahun.
“Melalui Bidang Urais, kami mendorong seluruh KUA agar tidak hanya fokus pada layanan administrasi pencatatan nikah, tetapi juga menguatkan fungsi pembinaan keluarga secara berkelanjutan. Ramadan adalah momentum yang sangat tepat untuk itu,” ujar Munir.
Ia menambahkan, pendekatan yang digunakan harus bersifat proaktif dan menyentuh langsung ruang-ruang sosial masyarakat, seperti sekolah, pesantren, majelis taklim, balai desa, hingga komunitas pekerja. Dengan demikian, KUA benar-benar hadir sebagai pusat layanan keagamaan yang solutif dan preventif.
Program ini dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan dengan waktu yang fleksibel, diutamakan pada waktu dhuha atau waktu lain yang disepakati bersama tanpa mengganggu ibadah. Kegiatan dapat digelar di berbagai lokasi sesuai kondisi wilayah, mulai dari lembaga pendidikan hingga ruang publik komunitas.
Dari sisi pelaksanaan, Kanwil Kemenag Jawa Timur menargetkan keterlibatan 381 KUA dengan total partisipasi mencapai 38.317 peserta. Kegiatan yang direncanakan meliputi 354 BRUS, 96 BRUN, dan 148 Pusaka.
Melalui koordinasi dan pendampingan Bidang Urais, Kanwil Kemenag Jawa Timur optimistis Program The Most KUA dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata dalam mewujudkan keluarga sakinah maslahat di Jawa Timur. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















