GRESIK, BN News – Kecanduan gawai pada anak kian mengkhawatirkan, namun madrasah di Benjeng ini punya cara ampuh untuk membentenginya. Melalui integrasi wisuda tahfidz Al-Quran dan bazar kreatif, MIN 2 Gresik berhasil menyelaraskan kekuatan spiritualitas dengan kecerdasan emosional siswa.
Langkah nyata ini sejalan dengan studi pengembangan karakter yang menyebutkan bahwa ruang ekspresi keagamaan dan seni secara simultan terbukti efektif meningkatkan daya tahan mental anak di era digital.
Apresiasi tinggi diberikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Gresik yang baru menjabat, Muhammad Ali Faiq, didampingi Kasi Pendma, Masfufah, saat menghadiri tasyakuran kelulusan kelas akhir di halaman MIN 2 Gresik, Kamis (18/6/2026).
Dalam arahannya, Muhammad Ali Faiq menekankan pentingnya kolaborasi antara madrasah dan rumah. Beliau meminta para wali murid memperketat kontrol penggunaan gawai dan memastikan anak-anak tidak meninggalkan salat serta Al-Quran.
Gayung bersambut, Kepala MIN 2 Gresik, Sugito, menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan berakhlak mulia yang siap membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, sekaligus menggerakkan ekonomi mikro lewat stan bazar paguyuban kelas.
Yuk, bentengi masa depan anak kita bersama madrasah! Tulis pendapat Dulur di kolom komentar dan bagikan cerita inspiratif ini! (*)
#KemenagGresik #MIN2Gresik #GenerasiTahfidz #MadrasahMaju #KarakterAnak
















