GRESIK, BN News – Siapa bilang tugas pengawas ekolah cuma datang dan memeriksa berkas? Di era modern ini, pengawas madrasah adalah benteng pertama yang menjaga moral sekaligus mutu pendidikan anak-anak kita. Menjawab tantangan besar tersebut, Pokjawas Madrasah Kemenag Gresik resmi mengukuhkan pengurus baru masa tugas 2026-2030 yang dirangkai langsung dengan Rapat Kerja dan Pembinaan Intensif di Aula Al-Ikhlas Kantor Kemenag Gresik pada Senin pagi, 15 Juni 2026.
Langkah taktis ini diambil agar seluruh madrasah di Kabupaten Gresik memiliki standar pengawasan yang seragam, adaptif, dan bersih. Dalam momen sakral ini, Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, mengingatkan dengan tegas bahwa secanggih apa pun kurikulumnya, akhlak, moral, dan kedisiplinan tetap menjadi fondasi utama yang tidak boleh ditawar dalam pengawasan madrasah. Beliau juga mengapresiasi profesionalisme para pengawas yang selama ini menjadi mesin penggerak kemajuan pendidikan Islam di Gresik.
Bukan sekadar seremonial, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Gresik, Masfufah, langsung tancap gas memberikan pembinaan teknis. Beliau menegaskan bahwa acuan utama kurikulum wajib tunduk pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 Tahun 2024, termasuk menajamkan program kokurikuler siswa. Menariknya, menjelang tahun ajaran baru, Kemenag Gresik juga memasang radar pengawasan ketat. Pengawas diinstruksikan mengawal penuh Surat Edaran Seleksi Penerimaan Murid Baru demi memastikan gerakan antikorupsi dan transparansi total di semua lini satuan pendidikan.
Melalui pengukuhan ini, arah pendidikan madrasah di Gresik dipastikan semakin kokoh, transparan, dan siap mencetak generasi yang cerdas berakhlak mulia. (*)
#KemenagGresik #PokjawasMadrasah #MadrasahMaju #PendidikanKarakter #GresikBerintegritas
















