Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
Kemenag Gresik, BN News – Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik, MTsN Gresik melaksanakan Implementasi Pembelajaran Deep Learning di Hotel Puri Gendis, Trawas, Kamis (13/2/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, yang didampingi oleh Kasi Pendma Kemenag Gresik, Masfufah, Kepala MTsN Gresik, Pamuji, serta narasumber dari BDK Surabaya, Widyanto, bersama seluruh guru dan tenaga pendidikan MTsN Gresik.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Beliau menekankan pentingnya terus berupaya menjadi lebih baik, sejalan dengan kurikulum yang digagas oleh Menteri Agama RI, yakni Kurikulum Toleransi Berbasis Cinta.
“Cinta ini sangat bisa terhubung dengan deep learning, yang mencakup mindful learning—kesadaran penuh dalam memahami diri, joyful learning—pembelajaran yang menyenangkan dan berasal dari hati, serta meaningful learning—pembelajaran yang penuh makna dan dilakukan dengan hati dan jiwa merdeka,” ujar beliau.
Konsep deep learning yang diperkenalkan dalam kegiatan ini mencakup berbagai aspek, antara lain:
1. Pengenalan terhadap suara dan pembedaan suara.
2. Pengenalan terhadap gambar, pola, serta berpikir secara sistematis.
3. Pengenalan terhadap bahasa, termasuk pemahaman kata dan kalimat.
4. Keterpaduan dalam berpikir dan merasakan secara mendalam.
Setelah memberikan sambutan, beliau secara resmi membuka acara, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Widyanto dari BDK Surabaya. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali para pendidik dengan pemahaman mendalam tentang deep learning, sehingga mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna bagi peserta didik. (Didik Hendri Telisik Hati)
















