Kemenag Gresik, BN News – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan perencanaan madrasah, MAN 1 Gresik menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) sekaligus Pengesahan Rencana Kerja Tahunan Madrasah (RKTM) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada 1–2 Mei 2025 di Hotel Arayanna, Trawas, Mojokerto.
Sebanyak 98 peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Gresik mengikuti kegiatan ini. Hadir dan membuka acara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, H. Pardi, didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Hj. Masfufah, serta Kepala MAN 1 Gresik, Muhari.
Dalam sambutannya, H. Pardi menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru untuk menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Beliau menyampaikan bahwa guru yang ideal harus menguasai empat kompetensi utama: pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial.
“Guru harus memahami dan memaksimalkan karakter peserta didik. Pembelajaran harus mengena, penuh kesabaran, dan tidak mudah patah semangat,” tegasnya saat menjelaskan kompetensi pedagogik.
Lebih lanjut, dalam aspek profesional, guru didorong untuk menguasai tiga unsur penting: deep learning (metode pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful), deep heart (pengendalian emosi dalam mengajar), serta deep logic (kemampuan berpikir kritis dan mendalam).
Untuk kompetensi kepribadian, Pardi mengingatkan bahwa guru harus menjadi teladan dalam perilaku dan ucapan. Sedangkan dalam kompetensi sosial, guru harus mampu berinteraksi baik dengan siswa, rekan sejawat, orang tua, maupun masyarakat luas secara objektif dan bijaksana.
“Guru itu harus bisa digugu dan ditiru,” tandasnya, menutup sambutan.
Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menyusun strategi pendidikan madrasah yang lebih baik serta memperkuat profesionalisme guru sebagai ujung tombak kemajuan pendidikan. (Telisik Hati)
















