HARLAH MBAH HASYIM ASY’ARI: Ikapete Gresik saat Gelar Khataman Virtual Kelahiran Mbah Hasyim Asy’ari dan Harlah NU ke-99. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Hari ini tepat tanggal 14 Pebruari adalah Hari Lahir (Harlah) KH Hasyim Asy’ari yang merupakan tokoh besar seorang kiai, Masyayikh, dan Roisul akbar pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan organisasi atau ormas terbesar di dunia. Momen tersebut tidak lepas dengan harlah NU tahun 2022.
Momen inilah sangat direspon oleh Ikatan keluarga alumni pesantren Tebuireng (IKAPETE) cabang kabupaten Gresik dengan menggelar khataman Al Qur’an secara virtual dan Harlah NU. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Alumni Tebuireng Jombang yang ada di Kabupaten Gresik.
Kegiatan khataman virtual tersebut menggunakan teknis pembagian majelis Alqur’an yakni majelis 1 dan 2 untuk diisi anggota Ikapete dalam mengkhatamkan Al Qur’an yang dibaca di rumah masing-masing dan momen harlah NU dengan pembacaan doa Khatmil Qur’an dan Istighosah Mbah Hasyim Asy’ari.
Kordinator kegiatan Wahyu Indrasari mengatakan, momen ini merupakan bagian dari kita sebagai alumni ponpes Tebuireng untuk selalu khidmah kepada Almamater pondok di samping kita mengenang perjuangan mbah Hasyim Asy’ari yang juga pendiri NU.
“Kita sebagai santri tentu ada ikatan emosional dengan ponpes Tebuireng juga almamaternya yang selalu kita laksanakan saat ada momen di ponpes,” ujarnya.
Neng Ria sapaan akrabnya menambahkan, selain peringatan harlah Mbah Hasyim, Ikapete juga memperingati Harlah NU di tahun ini dengan dijadikan satu peringatan.
“Karena ini tidak bisa dipisahkan antara NU dengan Mbah Hasyim Asy’ari dan Almamater Tebuireng, ” jelasnya.
Ia juga berharap peringatan ini adalah bagian dari warga NU untuk lebih maju dalam berkompetisi dan berkompetensi khususnya generasi muda milenial untuk menguasai digital dalam segala aspek kehidupan karena NU akan menyongsong 100 tahun dengan tema pergerakan “Merawat Jagad, Membangun Peradaban”.
Sementara itu Ketua Ikapete cabang Gresik Ustad Zainal Abidin mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan ini walaupun tidak dilaksanakan secara offline atau jumpa darat. Gal ini menjadi penting betapa khidmah kita sebagai Alumni Ikapete akan selalu terus kita gelorakan.
“Ya karena Covid-19 ini belum selesai maka kita sepakat Ikapete mengadakan peringatan secara virtual,” terangnya.
Ketua DMI Gresik ini juga berharap semoga momen dua peringatan ini bisa dijadikan inspirasi dan edukasi serta risalah dakwah bagi Ikapete Kabupaten Gresik. (Hoo/Telisik Hati)
















