GRESIK, BN News – Kodim 0817/Gresik menggelar kegiatan Latihan Teknis/Taktis Teritorial (Latnister) Proglatsi Sistem Blok Tahun Anggaran 2026 dengan skenario Aplikasi Teritorial Sistem Blok Operasi Gerilya (Opsger) di wilayah Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta kesiapsiagaan prajurit teritorial dalam menghadapi berbagai dinamika tugas kewilayahan. Konsep latihan semacam ini merupakan bagian dari pembinaan satuan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut guna memperkuat kemampuan aparat teritorial dalam menjalankan tugas pembinaan wilayah. Senin (8/6/2026).
Dalam latihan tersebut, para Babinsa dan personel Kodim 0817/Gresik melaksanakan berbagai tahapan aplikasi lapangan yang mensimulasikan kondisi nyata di wilayah binaan. Materi latihan difokuskan pada kemampuan deteksi dini, temu cepat lapor cepat, pembinaan ketahanan wilayah, koordinasi dengan aparat pemerintahan, serta pengorganisasian komponen masyarakat dalam mendukung sistem pertahanan negara melalui konsep sistem blok.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat dan disiplin. Prajurit teritorial dituntut mampu mengaplikasikan pengetahuan serta keterampilan kewilayahan secara terpadu, sehingga siap menghadapi berbagai potensi ancaman maupun tantangan yang dapat mengganggu stabilitas dan keamanan wilayah. Melalui latihan ini, setiap personel semakin memahami peran strategis aparat teritorial sebagai ujung tombak TNI AD yang selalu hadir di tengah masyarakat.
Pasiopsdim 0817/Gresik Kapten Inf Sugiono menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana untuk mengasah kemampuan prajurit dalam membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Keberhasilan tugas teritorial sangat ditentukan oleh kemampuan prajurit dalam menjalin komunikasi sosial, membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mengoptimalkan potensi wilayah sebagai kekuatan pertahanan.
“Melalui Latihan Aplikasi Teritorial Sistem Blok Operasi Gerilya ini, kami ingin memastikan setiap Babinsa memiliki kemampuan yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi di wilayah binaannya. Kekuatan pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada prajurit, tetapi juga pada persatuan rakyat yang menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan semesta,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat “Teritorial Kuat, Rakyat Bersatu, Negara Berdaulat,” kegiatan latihan ini diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat sekaligus meningkatkan kesiapan Kodim 0817/Gresik dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung terwujudnya pertahanan negara yang tangguh serta berkelanjutan.(Telisik Hati)















