GRESIK, BN News – Guna memastikan berjalan sesuai spesifikasi dan rampung akhir Oktober, Komisi III DPRD Gresik turun langsung meninjau proyek peningkatan Jalan Bungah sepanjang 5.3 kilometer, Kamis (19/8/2026).
Komisi yang membidangi pembangunan, infrastruktur, pekerjaan umum, perhubungan, dan lingkungan hidup ini secara cermat dan teliti memastikan pengerjaan proyek senilai Rp13,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2026 itu berjalan sesuai spesifikasi dan ditargetkan rampung akhir Oktober.
Sidak dilakukan di sepanjang ruas dari Pertigaan Bungah hingga Desa Melirang. Sejumlah anggota Komisi III terlihat memeriksa proses pengecoran beton bahu jalan, termasuk volume serta material yang digunakan dalam pengerjaan proyek.
Komisi III DPRD Gresik yang turun ke lapangan antara lain, Sulis Irbansyah (Ketua) Abdullah Hamdi (Wakil Ketua), Yuyun Wahyudi, Nur Saidah, Khoirul Huda, Anton dan Danang Suwantara. Mereka tampak memeriksa volume dan proses dan pengecoran bahu jalan yang sedang berlangsung hari ini.
Ketua Komisi III DPRD Gresik, Sulis Irbansyah, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target sekaligus memenuhi standar teknis yang telah ditentukan.
“Selain memastikan proyek selesai sesuai target, kami ingin melihat langsung proses pengerjaannya, mulai dari volume hingga material yang digunakan,” kata politisi PDIP ini.
“Pengawasan di lapangan penting dilakukan agar proyek yang menggunakan anggaran daerah tersebut memberikan hasil sesuai perencanaan,” tambah H Khoirul Huda yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Gresik.
Anggota Komisi III DPRD Gresik, Yuyun Wahyudi, menambahkan aspek keselamatan juga menjadi perhatian dalam sidak tersebut. Dewan memastikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga pengguna jalan.
“Kami ingin melihat bagaimana pengaturan lalu lintas selama proyek berlangsung agar tidak mengganggu pengguna jalan maupun menimbulkan kemacetan,” ujar Cak Bowo sapaan akrabnya.
Sementara itu, Kepala Proyek CV Sekawan Abdi Karya, Fiqih Febrianto, memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai tahapan dan petunjuk teknis, termasuk penggunaan material dan volume pekerjaan.
“Pengerjaan sudah dimulai sejak Juni dan insyaallah selesai akhir Oktober. Saat ini kami masih menuntaskan beton bahu jalan. Setelah itu dilanjutkan pengaspalan dan pemasangan saluran air atau u-ditch,” jelasnya.
Untuk diketahui, Proyek peningkatan jalan tersebut dikerjakan CV Sekawan Abdi Karya dengan nilai kontrak Rp13,9 miliar. Selain pekerjaan beton bahu jalan dan pengaspalan, proyek juga mencakup pemasangan saluran air untuk mendukung fungsi dan kualitas ruas jalan Bungah. (Telisik Hati)















