GRESIK, BN News – Kebersihan pantai bukan hanya masalah estetika semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan manusia dan keberlanjutan lingkungan. Sampah plastik dan limbah lainnya yang terbuang sembarangan di pantai dapat mencemari air laut, mengancam kehidupan biota laut, serta merusak ekosistem pesisir.
“Satu sampah yang kita pungut hari ini bisa menjadi harapan bagi ekosistem laut di masa depan untuk anak cucu kita,” tandas Ketua Baper Panceng saat menggelar bakti sosial bersih-bersih Pantai Dusun Mulyorejo, Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (13/6/2026).
Lebih lanjut pegiat sosial kemasyarakatan yang akrab disapa Kang Aqib ini mengungkapkan, bakti sosial ini telah digagas sebulan lalu untuk memperingati Hari Laut Nasional. Kebetulan juga mahasiswa Universitas Sunan Gresik ini dari Jurusan Perkapalan.
“Selain menggandeng mahasiswa Universitas Sunan Gresik, kegiatan bakti sosial bersih-bersih Pantai Dusun Mulyorejo Dalegan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat setempat , para nelayan, dan siswa siswi Madrasah Alkhoiriyah 2 Mulyorejo,” terang Kang Aqib penuh semangat.
“Harapan kami, laut adalah sumber kehidupan kami warga pesisir. Untuk itu mari kita rawat, jaga dan lestarikan agar tetap bersih, karena menjaga laut bukan tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya. (Telisik Hati)
















