BN News – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar melantik Koko Purwono sebagai Kepala MIN 1 Ngawi, Kabupaten Ngawi di sela-sela acara Penguatan Internalisasi Zona Integritas pada Senin (14/7) di Kota Batu.
Dalam sambutannya, Kakanwil menjelaskan bahwa apa yang sudah diraih Koko adalah karena takdir Allah SWT.
“Saudara bisa menjadi kepala madrasah bukan campur tangan manusia tetapi sudah digariskan Allah SWT,” tandas Akhmad Sruji Bahtiar.
Lebih lanjut Kakanwil menandaskan menjadi kepala madrasah karena adanya campur tangan Allah SWT (bukan usaha orang lain), ada tanda tangan (secara legalitas ditandatangani pimpinan), dan ada buah tangan.
“Buah tangan di sini bukan berarti pejabat yang dilantik membawa bingkisan atau gratifikasi untuk pejabat yang melantik, tetapi Saudara menghasilkan karya atau inovasi selama periode kepemimpinannya,” tegasnya.
Kakanwil menekankan bahwa sebagai bagian dari kehidupan yang dinamis, memiliki inovasi adalah hal yang tidak dapat dielakkan.
“Apabila tidak ada inovasi, berarti tidak ada pertumbuhan yang berarti tidak ada kehidupan,” cetus Kakanwil.
Ia mengingatkan bahwa inovasi-inovasi yang ingin dikembangkan sebaiknya dilakukan secara kolaboratif dengan para kolega.
“Jangan hanya dipikir sendiri yang tentu saja membahayakan bagi kesehatan,” imbuhnya.
Terakhir, Kakanwil juga mengingatkan bahwa perbedaan di antara anggota atau staf bukanlah penghambat, melainkan potensi keanekaragaman kompetensi yang indah.
“Saudara sebagai kepala madrasah memiliki tugas meramu perbedaan-perbedaan yang ada sebagai rahmatan lil alamin, bukan pemicu pertikaian,” pungkasnya. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















