Penulis📚 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Bertempat di lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mathlabul Huda 1 Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Hari ini Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) menggelar pelatihan yakni Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) KKM Gresik Jawa Timur 0006 dan Kelompok kerja guru (KKG) Kecamatan Dukun. Kegiatan pelatihan ini melibatkan Kepala Madrasah (Kamad) Ibtidaiyah se-Kecamatan Dukun dan utusan 3 guru di lembaga MI se-Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Minggu (3/9/2023).
Kepala Kantor Kemenag Gresik DR. H. Moh Ersat, M.HI saat membuka pelatihan mengatakan, Moderasi beragama di lingkungan kantor Kemenag sangat penting. Hal ini disinyalir ada sekitar 9% kepala dan guru terindikasi Intoleransi. Maka ini menjadi ikhtiar bersama kita untuk membangun kebersamaan dalam hal Oancasila sebagai ideologi bernegara.
“Pancasila sebagai dasar kita bernegara di RI sudah cocok dan final, dan ini juga sudah mengalami proses panjang dengan melalui Riadloh Hadratussyekh KH Moh Hasyim Asy’ari dan Stekholder di negeri ini,” ujarnya.
Ersat menambahkan, kegiatan proses pembelajaran di madrasah diharapkan untuk selalu memberikan pendidikan ramah anak, memberikan pengajaran dengan menyenangkan, sehingga peserta didik terasa kerasan dan aman.
Yang terakhir adalah memasuki musim politik jangan sampai kepala madrasah ikut terlibat dalam politik praktik. “Lembaga pendidikan harus steril dari politik serta netral, hal ini sesuai dengan keputusan KPU,” tandasnya.
Di tempat yang sama Hj. Masfufah M.Pdi Kasi Pendma Kemenag Gresik mengajak kepada Kamad untuk mendongkrak prestasi di lembaga masing-masing. Di samping program madrasah dengan fokus meningkatkan kapasitas serta SDM kepada guru dan Kamad.
“Semoga dengan kebersamaan dan kekompakan ini Bapak Ibu Kamad serta guru bisa menjalankan dengan mengimplementasikan setiap program Madrasah,” tegas Masfufah.
Turut hadir pada acara pelatihan Pengawas Madrasah Kecamatan Dukun, ketua dan pengurus KKMI, Ketua dan pengurus KKG Kecamatan Dukun serta pengurus lembaga pendidikan Mathlabul Huda Babakbawo Dukun. (Syafik Hoo/Telisik Hati)














