GRESIK, BN News – Kantor Kementerian Agama Gresik melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) se-Kabupaten Gresik menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Penguatan KKMI/KKG yang berfokus pada peningkatan kompetensi profesional guru. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, pukul 08:00 WIB, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik.
Acara ini diikuti oleh total 67 peserta, yang terdiri dari pengurus dan anggota KKG serta KKMI dari seluruh wilayah Kabupaten Gresik. Menurut Ketua Panitia, Ali Shodiqin, kegiatan ini merupakan ajang strategis silaturahmi dan tholabul ilmu. “Mari kita bawa selogan KKG Berdaya dan KKMI Berjaya. Mari kita saling bersinergi untuk menuju madrasah hebat dan madrasah bermartabat melalui karya-karya dan prestasi kita yang hebat,” ujar Ali Shodiqin, menegaskan bahwa sumber daya kegiatan ini murni dari inisiatif swadaya dan mandiri para guru.
Hadir memberikan pengarahan, Plt. Kakankemenag Gresik , M. Ali Faiq, menyoroti urgensi pembinaan ini di tengah dinamika perubahan kurikulum dan isu moral bangsa. M. Ali Faiq menyebut fenomena demonstrasi anarkis belakangan ini sebagai gambaran adanya kemerosotan akhlak di sebagian generasi. “Perubahan Kurikulum yang sangat sering terjadi merupakan jawaban sekaligus tantangan bagi kita tenaga pengajar. Kurikulum Cinta hadir untuk meredam individu agar tidak menjadi orang yang anarkis di kemudian hari melalui cinta dan kepekaan kepada lingkungan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan tantangan global hari ini adalah arus informasi yang sangat cepat, yang di satu sisi bisa mencerdaskan namun juga bisa menyesatkan. Oleh karena itu, tugas guru adalah mengarahkan siswa agar memiliki kemampuan untuk memfilter arus informasi tersebut.
Kehadiran forum seperti KKMI dan KKG ini terbukti memiliki peran fundamental dalam meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pedagogik guru, yang mana sangat dibutuhkan untuk adaptif terhadap pembaharuan pendidikan (Lihat: Achmad, 2021. Peranan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Sebagai Skoci Peningkatan Mutu Pendidikan Islam. J-Mpi, 6(1), 1–13).
“Keberhasilan bukan dicapai karena sesuatu yang instan melainkan dari perjuangan yang istiqomah,” tutup Ali Faiq, menyampaikan harapan agar acara ini mendapat keberkahan dan manfaat sebesar-besarnya bagi peningkatan mutu pendidikan di Gresik. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















