Penulisš Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Dr. H. Husnul Maram, M.H.I melaunching madrasah digital di lingkungan Kankemenag Kabupaten Mojokerto, Rabu (25/10) di MAN 1 Mojokerto. Setidaknya, terdapat 9 madrasah negeri dari semua jenjang di Kabupaten Mojokerto siap menjadi madrasah digital.
Dalam sambutannya, Kakanwil yang akrab disapa Mas Maram mengatakan bahwa madrasah menjadi pilihan utama orang tua untuk pendidikan putra putrinya. Maka, menyesuaikan perkembangan teknologi 4.0 kearahĀ 5.0 menjadi keharusan bagi setiap madrasah untuk bisa beradaptasi.
Karenanya, ia apresiasi madrasah di Kabupaten Mojokerto yang mendeklarasikan madrasahnya sebagai madrasah digital. “Perlu disiapkan seluruh perangkatnya, memiliki program, segera berupaya untuk melengkapi digitalisasi,” ujarnya.
Untuk memanage organisasi agar sukses, Kakanwil menyampaikanĀ pesan tekstual tersimpan dalam teks bait alfiyahĀ karya Ibn Malik Al-Andalusy.Ā “Farfak bidhommin, wanshiban fathan, wajur kasron, kadikrullohi abdahu yasur,” terangnya.
Farfak bidhommin, terang Mas Maram, sebuah organisasi akan mencapaiĀ high performanceĀ levelĀ saat seluruh komponen pembangun organisasi itu bersatu padu untuk melaksanakan misi yang sama berdasarkan visi yang juga tidak berbeda.
“Mengelola madarasah perlu memperkuat teamwork dari tenaga pendidik, kependidikan, komite, ortu, masyarakat, dan siswa. Semua ikhtiar memajukan madrasah,” jelas Kakanwil asli Gresik ini.
Wa inshiban fathan, jelas Kakanwil diperlukan keterbukaan dalam sebuah organisasi. Transparansi dalam organisasi akan memunculkan kebersamaan, serta melahirkan kepercayaan individu terhadap organisasi.
Wa jur kasron, kinerja akan menurun ketika oraganisasi terpecah belah. Maka, tambah Kakanwil,Ā kadikrullohi abdahu yasur. Dengan mengingat Alloh, maka semuanya akan menjadi mudah. “Maka, perlu kesadaran, bahwa apapun jabatan kita dalam organisasi, masih ada jabatan diatas kita. Jangan sombong, besar kepala,” pesan Kakanwil.
Selain itu, Kakanwil berpesan kepada seluruh madrasah untuk terus berinovasi dan memiliki jejaring yang luas, baik dengan pihak internal maupun eksternal terkait. (Didik Hendri Telisik Hati)
















