Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Bertempat di Harris Hotel Convention Malang, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr. H. Husnul Maram, M.HI yang akrab disapa Mas Maram membuka dan memberikan pengarahan pada peserta kegiatan penyusunan dan perencanaan anggaran PKOPIH tahun 2024, Selasa (12/9/2023).
Di hadapan pejabat dan peserta yang hadir, diantaranya Kepala Bidang PHU dan tim, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Kasi PHU, perencana dan tim teknis Kemenag kabupaten/kota se-Jawa Timur, Kakanwil menyampaikan apresiasi atas kesuksesan pelaksanaan ibadah haji tahun 2023.
“Alhamdulillah tahun 2023, Embarkasi Surabaya telah berhasil membawa 38.360 jamaah haji ke tanah suci, yang notabenya kebanyakan lansia dengan aman dan lancar,” kata orang nomor satu di lingkungan Kemenag Jatim ini.
Mas Maram juga menyoroti permasalahan yang timbul selama pemberangkatan haji tahun ini, termasuk masalah pelunasan dan visa. “Untuk mengatasi kursi kosong, saya mengambil kebijakan melibatkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur sebagai penyangga. Bukan hanya Surabaya. Jamaah haji mengidentifikasi diri sebagai jamaah haji Indonesia yang siap berangkat kapan pun dan dari mana pun,” ujar pejabat asli putra daerah Gresik.
Selain itu, penggunaan batik nasional yang tidak konsisten di beberapa kabupaten/kota dan masalah dengan bungkusan kopernya. Pentingnya petugas kloter yang tanggap dalam membantu jamaah haji, menjaga barang bawaan, dan memberikan edukasi kepada jamaah. Masalah-masalah lain seperti barang bawaan yang melanggar aturan seperti rokok dan pil KB juga disampaikan oleh Kakanwil.
Di akhir sambutan, Kakanwil berpesan rencana persiapan pemberangkatan jamaah haji tahun 2024, termasuk rekrutmen petugas harus maksimal. “Menyambut haji 2024, perlu inovasi dalam pelaksanaan ibadah haji dan memastikan pemberangkatan berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















