Penulis📰 Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Husnul Maram, M.HI melantik 3 pejabat administrator pada Jumat (1/3) di aula setempat. Pelantikan ini dihadiri para pejabat administrator di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur beserta para pendamping.

Tiga pejabat yang dilantik adalah:
1. Fandi sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo

2. Umi Kulsum sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban

3. Aries Papudi sebagai Pembimbing Masyarakat Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur

Dalam sambutannya, Mas Maram sapaan akrab Kakanwil Jatim menjelaskan bahwa Umi Kulsum adalah Kepala Kantor Kemenag yang pertama dari perempuan di Jawa Timur. “Di provinsi lain, Kepala Kantor Kemenag dari perempuan bukanlah hal baru. Di Jawa Timur ini adalah pertama sepanjang sejarah,” tutur pria asal Gresik ini.
Menurutnya, hal ini memberikan gambaran kepada kita semua bahwa di Indonesia, dalam jabatan apapun tidak membedakan laki-laki dan perempuan. “Di Jawa Timur, sudah banyak jabatan penting dijabat oleh perempuan. Bahkan gubernur kita yang terakhir adalah perempuan. Presiden, perdana menteri, menteri, bupati sudah banyak yang dijabat perempuan,” terang Mas Maram.
Dalam kesempatan ini, Kakanwil juga menjelaskan tentang wacana KUA ke depannya. “Wacana yang baik dan ditunggu masyarakat Indonesia adalah KUA yang dulunya perpanjangan tangan Bidang Urais (Urusan Agama Islam), ke depan adalah untuk seluruh agama,” jelas ayah dua anak ini. Hal ini karena Kementerian Agama adalah Kementerian untuk seluruh agama.
Mas Maram berpesan kepada pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan dengan tugas baru. “Bapak/Ibu sekarang adalah sebagai pemimpin maka harus dapat mengayomi semuanya dan menjadi orangtua bagi semua masyarakat,” tandasnya.
Kakanwil juga mengingatkan agar tidak ada blok-blokan atau keberpihakan yang tidak sama.” Semua harus dilayani sama dan sebaiknya-baiknya,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar para pejabat yang dilantik melaksanakan sumpah dan tidak mementingkan urusan pribadi. “Seringlah bersilaturahmi ke tokoh-tokoh supaya kehadiran Kemenag betul betul dirasakan oleh umat dan warga Jawa timur,” pungkasnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















