Penulisš Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Provinsi Jawa Timur Dr. H. Husnul Maram, M.HI atau yang akrab disapa Mas Maram melakukan Pembinaan dan Penyerahan Penugasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2022 di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim di MAN 4 Jombang, Selasa (10/10/2023).
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Kemenag Gresik Dr. H. Moh. Ersat, M.HI, serta para Kepala Kemenag dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sidoarjo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, dan Kota Surabaya.
Dalam suasana yang penuh semangat dan persaudaraan, para peserta PPPK yang terpilih untuk mengabdi di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim mendapatkan pembinaan yang akan membantu mereka dalam menjalankan tugas-tugas yang akan datang. Mereka adalah aset berharga yang akan turut berperan dalam memberikan pelayanan unggul kepada masyarakat di bidang agama.
Mas Maram Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur melakukan pembinaan kepada seluruh peserta PPPK. Beliau menyampaikan terima kasih kepada Analis Kepegawaian Kanwil Kemenag Jatim beserta jajarannya yang telah bekerja keras siang malam memperjuangkan SK para peserta PPPK dan mengusulkan untuk dikembalikan ke tempat asalnya. Beliau juga menegaskan kembali bahwa perekrutan PPPK tidak dipungut biaya apapun.
“Rekrutmen PPPK tidak dipungut biaya apapun, oleh siapapun. Bilamana ada memberikan sesuatu kepada seseorang, setelah ditelusuri kembali hasilnya benar, maka kami tidak segan-segan untuk memberhentikan yang bersangkutan dari ASN PPPK,” tegasnya serius.
Mas Maram juga menyampaikan bahwa ASN Kemenag harus moderat, maksudnya adalah sudah paham mengenai kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, dll. Selain itu, ASN Kemenag juga harus anti kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal. Kemudian ASN Kemenag harus menggaungkan toleransi dan menghormati budaya lokal.

Perlu diketahui juga bahwa kegiatan pembinaan ini diikuti oleh kurang lebih 453 peserta PPPK yang terdiri dari :
1. Kab. Mojokerto, sebanyak 36 orang
2. Kota Mojokerto, sebanyak 3 orang
3. Kab. Jombang, sebanyak 159 orang
4. Kab. Sidoarjo, sebanyak 32 orang
5. Kab. Pasuruan, sebanyak 35 orang
6. Kota Pasuruan, sebanyak 7 orang
7. Kab. Tuban, sebanyak 22 orang
8. Kab. Bojonegoro, 55 orang
9. Kab. Lamongan, 35 orang
10. Kab. Gresik, sebanyak 33 orang
11. Kota Surabaya, sebanyak 34 orang
Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi para Kepala Kemenag dari berbagai kabupaten dan kota untuk bersama-sama merapatkan barisan dalam upaya menjadikan layanan agama lebih baik dan lebih inklusif di Jawa Timur. Semangat kolaborasi antar daerah diharapkan akan memperkuat kualitas pelayanan dan menciptakan sinergi yang positif.
Pemerintah telah memberikan amanah besar kepada para PPPK untuk mendukung visi dan misi Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Semoga mereka dapat menjalankan tugas mereka dengan baik dan menjadi bagian dari perubahan positif dalam masyarakat. Terima kasih kepada semua yang telah hadir dalam acara ini dan mendukung perjalanan mereka yang baru saja dimulai. (Didik Hendri Telisik Hati)
















