GRESIK, BN News – Alhamdulillah 10 Hari Pertama Ramadan telah kita lewati, semoga kita benar-benar mendapatkan limpahan Rahmat, Berkah dan Keberuntungan dari Allah SWT.
“Kini kita memasuki 10 Hari Kedua Ramadan, semoga Allah membukakan Pintu Maghfirah seluas-luasnya, mengampuni segala dosa, dan mengabulkan doa-doa kita,” terang Bu Nyai Hj. Nur Saidah, SE, MM, Pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Gresik yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gresik, Selasa (3/3/2026).
Lebih lanjut Hj. Nur Saidah menyampaikan, Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW: “Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari api neraka.” (HR. Al-Baihaqi).
Memasuki 10 Hari Kedua Ramadan, Hj. Nur Saidah mengajak seluruh umat Islam untuk memperbanyak Istighfar dan Taubat Nasuha (taubat yang sebenar-benarnya). Allah SWT berfirman dalam QS. Hud ayat 3:
“Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.”
Dan yang lebih istimewa, keutamaan di 10 Hari Kedua Ramadan, yakni Dibukanya Pintu Ampunan Allah SWT. Allah membukakan pintu maghfirah atau ampunan yang seluas-luasnya. Karenanya, jangan sampai kita melewatkan hari-hari penuh ampunan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dengan sia-sia.
“Allah SWT menyediakan keistimewaan 10 hari kedua bulan Ramadan, salah satunya adalah doa dikabulkan oleh Allah SWT,” tandasnya.
Sebagai pamungkas, Hj. Nur Saidah mengungkapkan, Memasuki 10 Hari Kedua Ramadan adalah waktu yang tepat untuk Introspeksi Diri. Fase ini menjadi kesempatan untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas segala kekurangan dan kesalahan yang telah dilakukan, baik dosa kepada Allah maupun dosa kepada sesama manusia. (Telisik Hati)



















