GRESIK, BN News – Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.IP, kembali menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI. Sosialisasi kali ini menyasar Serikat Buruh Pabrik Kayu dan KML, Minggu (8/2/2026).
Mbak Nila sapaan akrabnya menyebut, Sosialisasi 4 Pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) kepada serikat buruh/pekerja, termasuk buruh pabrik kayu dan KML merupakan agenda rutin MPR untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan persatuan di tingkat akar rumput, khususnya di lingkungan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Nila Yani menandaskan tujuan dan urgensi sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama serikat buruh adalah untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila agar buruh tidak mudah terpecah belah oleh paham radikal atau polarisasi politik.
Sementara Pemahaman UUD 1945 membantu buruh memahami hak-hak konstitusional mereka serta cara memperjuangkannya dengan cara yang benar dan konstitusional.
Adapun fokus materi Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang disampaikan Nila Yani DPR RI, yakni:
Pancasila: Sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan nilai luhur yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan hubungan kerja.
UUD 1945: Konstitusi yang menjamin hak seluruh warga negara, termasuk hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
NKRI: Menegaskan bahwa menjaga keutuhan bangsa adalah harga mati yang harus didukung oleh seluruh elemen pekerja.
Bhinneka Tunggal Ika: Menjaga keberagaman dan kerukunan di tengah perbedaan suku, agama, dan latar belakang para buruh.
Dengan adanya Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini, diharapkan para buruh menjadi pilar kebangsaan yang produktif, terciptanya hubungan industrial yang harmonis, dan perjuangan buruh dilakukan melalui komunikasi dan jejaring yang baik, bukan tindakan kontraproduktif.
“Dengan Sosialisasi ini menegaskan bahwa buruh adalah pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” pungkas Nila Yani. (Telisik Hati)
















