GRESIK, BN News – Bertempat di Musholla Annahdlah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama’ (MWCNU) Dukun diselenggarakan Reses Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) oleh Anggota Dewan Daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Dukun-Panceng yakni H. Husnul Aqib SAg. Kegiatan tersebut menjadi sangat penting dalam menguatkan Silaturrahim dan penguatan kepercayaan antara Dewan dan konstituen di samping mendengarkan berbagai macam informasi serta kebijakan dari pemerintah daerah, Minggu (15/022026).
Reses sendiri juga merupakan masa istirahat dari kegiatan sidang di gedung dewan, di mana para anggota dewan kembali ke daerah pemilihanya masing masing untuk menyerap aspirasi masyarakat. Istilahnya bukan Cuti melainkan periode kerja lapangan yang sangat intens dan diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Sedangkan tujuan utama dari Reses adalah : Mendengarkan aspirasi masyarakat, mengawasi pelaksanaan kebijakan, meningkatkan Akuntabilitas,
H. Husnul Aqib atau Gus Aqib sapaan akrabnya Anggota Dewan Kabupaten Gresik mengatakan, Alhamdulilah hari ini kita ditakdirkan bisa ktemu di acara Reses Jaring aspirasi masyarakat hal ini perlu kita syukuri karena ini bagian dari tugas amanah yang diembankan kepada kami,” Saya minta doa dari panjenengan semua semoga kami di fraksi PKB bisa memperjuangkan aspirasi atau keinginan dari warga khususnya dari Dukun-Panceng,” ujarnya.
Kaji Aqib mengajak, kepada seluruh yang hadir agar kita bisa memahami akan kondisi saat ini dalam arti tidak baik baik saja salah satunya adalah program pokir.
“Termasuk paradigma perubahan terkait pokir anggota dewan mari kita sikapi dengan narasi mendalam untuk memahami yang terjadi dan situasi saat ini,” ada pengurangan cukup signifikan berkaitan dengan program pokir anggota dewan,” tinggal NPHD penerima manfaat dari anggota dewan tiba tiba hilang alias hangus,” terangnya.
Ia juga menyebut bahwa, komitmen saya menjadi anggota dewan ini adalah tetap akan terus memperjuangkan hak rakyat. Untuk itu saya berharap apapun kondisi saat ini tetap semangat untuk Gresik lebih baik meskipun ada perubahan paradigma pokir (Jasmas).
Acara tersebut berkesan dengan penuh antusias tatkala di buka sesi tanya jawab: beberapa konstituen memberikan informasi dan pengajuan serta masukan untuk anggota Dewan kaji aqib yang nanti akan diteruskan ke Anggota Dewan saat sidang DPRD. Kegiatan akhir diisi dengan doa oleh KH Moh Sholeh selaku Ketua MWCNU Dukun. (Syafik Hoo/Telisik Hati)



















