GRESIK, BN News – “Jika Allah sudah berkehendak, tak kan ada yang bisa menghalangi”. Segala sesuatu terjadi atas izin Allah, dan tidak ada kekuatan yang mampu menolaknya.
Kebesaran akan kekuasaan Allah SWT inilah yang dirasakan seorang Waliyur Rahman. Betapa tidak, di saat putra Kiai Besar Kota Santri ini menggelar Tasyakuran PT. Bila Sakti Pertama bertepatan dengan Hari Kelahirannya, ternyata Allah banyak menurunkan keberkahan untuk dirinya dan keluarganya tercinta, Jumat malam (10/10/2025).
Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH. Muhammad Zainuri Makruf mengurai sejarah dan perjalanan panjang Waliyur Rahman, putra almarhum KH. Ali Hasan Asy’ari.
KH. Zainuri Makruf atau akrab disapa Guz Zein menceritakan, saat Kabupaten Gresik dipimpin Bupati KH. Robbach Ma’sum selama dua periode, Abah dari Gus Rahman adalah salah satu tokoh penting di Kabupaten Gresik.
Setiap ada urusan yang menemui kebuntuan, Bupati Robbach pasti akan meminta saran dan masukan dari almarhum KH. Ali Hasan Asy’ari.
“Bahkan Bupati sampai menyebut KH Ali Hasan Asy’ari sebagai pemersatu antar umat beragama, negosiator ulung dan pencetus Ijazah Paket C untuk santri lulusan pondok pesantren saat beliau menjabat Kepala Kementerian Agama di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Zein yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Modern 3 Bahasa Al Miftah Mojopurowetan Bungah Gresik ini.
Sifat dan karakter KH. Ali Hasan Asy’ari, kata Gus Zein, sekarang terlihat pada diri seorang Waliyur Rahman, Bendahara DPD LPM – UMKM ini. Gaya bicara yang supel, wajah sumringah adalah ciri khas Gus Rahman yang mirip dengan Abahnya.
Diakui Gus Zein, kalau Gus Rahman tidak begitu terlihat dalam dunia dakwah dan keagamaan, tapi sukses di duna politik dan bisnis. Terbukti Gus Rahman pernah menjabat sebagai bendahara umum salah satu partai besar juga piawai melakukan lobi-lobi bisnis maupun politis, seperti abahnya dahulu.
“Gus Rahman memang agak unik, ceplas ceplos dan terkadang sedikit aneh bagi siapa pun yang tidak mengenal kesehariannya,” ungkap Gus Zein.
Sementara itu, Gus Rahman sang pengusaha tambang dolomite, bentonite, Feldspare dan Clay, mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, atas semua yang diraihnya selama ini.
“Kami sangat berterima kasih, semoga Allah SWT memberikan balasan kebaikan buat semua yang hadir,” ujar Gus Rahman saat merayakan milad sekaligus tasyakuran perusahaanya di Hotel Horison Gresik.
Dalam tasyakuran sekaligus milad ini, Gus Rahman didampingi Istri tercinta Atifatur Rohmania, juga ibunda tersayang Hj. Maria Ulfah, keluarga dan karyawan, juga tampak hadir sejumlah mitra kerja terutama yang berbisnis di KEK JIIPE, seperti Yongkie, Dirut PT. Batu Bumi Makmur. Maurka Ucok, Dirut PT Tiga Sekawan Putra, Yusri, PT. Bumi Gresik Sukses, Ibnu Masud, PT. Gresik Sampurnan Sukses. Perwakilan Polres Gresik dan Lamongan, Grisse Power, dan sejumlah pengusaha Ibukota serta dari Medan.
Sehat dan sukses selalu, Gus Waliyur Rahman. Semoga usianya penuh keberkahan dan Istiqomah menebar manfaat untuk sesama. Aamiin Ya Robb…!!! (Telisik Hati)
















