GRESIK, BN News – Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab dan Kemenag Gresik yang berhasil mencetak Generasi Qurani melalui Gelaran Akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Alhamdulillah, tahun ini Masjid KH Robbach Ma’sum yang berada di kompleks Islamic Center Gresik, Kecamatan Balongpanggang, terpilih menjadi pusat lokasi perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII tingkat Kabupaten Gresik. Kegiatan religi penuh berkah tersebut dihelat pada 17 – 19 April 2026.
Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib yang mendapat amanah memberikan doa mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab Gresik), baik Bupati maupun Wakil Bupati dan seluruh jajarannya yang mendukung sepenuhnya kegiatan MTQ.
“Dan seharusnya hal ini disambut penuh oleh para Pengasuh dan Pembina Al-Qur’an, agar lebih pro aktif dan lebih giat semangat dalam membangun, membina santri-santri yang berkualitas dan berprestasi di Kota Santri Bumi Wali Gresik ini,” ungkap Yai Rofiq sapaan akrabnya, Ahad (19/4/2026).
Ketum MUI Gresik berharap momen penyelenggaraan MTQ ini benar-benar akan memunculkan dan melahirkan generasi emas baru Pencinta Al-Qur’an, baik dari sudut tilawah hifddzu (hafalan), tafsir, pemahaman, dan lainnya, yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat propinsi, tapi juga di tingkat nasional dan lebih jauh di tingkat internasional.
“Dan yang lebih penting, apapun prestasi yang kita raih semoga bisa membentuk akhlaqul karimah, karena kejayaan sebuah bangsa adalah dilihat dari akhlaq,” tandasnya.
Lebih lanjut Yai Ketum menegaskan, MUI Gresik juga mengapresiasi Kemenag Gresik yang penuh semangat tidak hanya MTQ tapi juga MQK (Musabaqah Qiratul Kutub) yang bertepatan Ketua Umum MUI Gresik dipercaya membina peserta MQK Kabupaten Gresik.
Untuk diketahui Pemerintah Kabupaten Gresik resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII tingkat kabupaten tahun 2026 di Islamic Center Balongpanggang, Jumat (17/4/2026). Ajang ini tak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat tradisi keagamaan sekaligus menyiapkan kafilah terbaik menuju MTQ tingkat provinsi Jawa Timur.
Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan optimisme Gresik untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi, sebagaimana capaian sebelumnya.
“Pada penyelenggaraan MTQ ke-31 tingkat provinsi Jawa Timur, Gresik berhasil meraih juara umum. Ini prestasi yang harus kita jaga dan kita tingkatkan,” ujarnya.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ XXXII di Kecamatan Balongpanggang memiliki makna strategis. Selain sebagai bentuk pemerataan kegiatan, lokasi ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan ikon baru Gresik kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan.
“Pelaksanaan di Balongpanggang ini juga bertujuan mengenalkan Islamic Center Masjid KH Robbach Ma’sum dan wisata edukasi digital Gresik Universal Science (GUS). Selepas MTQ nanti bisa berkunjung lagi kesini,” jelasnya.
Bupati Gus Yani sapaan akrabnya menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan identitas religius masyarakat Gresik sebagai kota santri.
“Tradisi ini harus terus kita jaga. Gresik adalah tempatnya para santri dan para penghafal Al-Qur’an. Tidak hanya di wilayah utara, tetapi juga di wilayah selatan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan generasi Qurani, khususnya para guru dan pembina yang terus istiqomah mendidik peserta didik.
Lebih lanjut, Bupati Gus Yani berharap MTQ XXXII mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara prestasi, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an.
“Mudah-mudahan MTQ ini berjalan sukses, penuh berkah, dan kembali mengantarkan Gresik meraih juara umum di tingkat Jawa Timur,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ XXXII berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan pusat kegiatan di Kecamatan Balongpanggang. Pembukaan dan penutupan digelar di Islamic Center Balongpanggang, sedangkan perlombaan dilaksanakan di 10 venue yang tersebar di wilayah tersebut.
MTQ tahun ini diikuti oleh 18 kecamatan dengan total 725 orang kafilah, terdiri dari 545 peserta, 90 official, dan 90 pembina. Selain itu, sebanyak 110 orang dewan hakim dan panitera turut mendukung kelancaran pelaksanaan.
Terdapat tujuh cabang yang dilombakan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifdzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khath Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. (Telisik Hati)
















