Penulisšāļø Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Bawaslu Gresik menggelar Forum Warga Pengawasan Partisipatif Berbasis Komunitas bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, di Aula Kantor MUI Gresik.
Dalam kegiatan yang diikuti para pengurus MUI Kabupaten dan MUI Kecamatan se-Gresik, Habibur Rahman Anggota Bawaslu Gresik menyampaikan, bahwa MUI sebagai perkumpulan ulama, punya peran penting dalam mensukseskan Pemilu 2024.
āBawaslu hari ini sowan ke MUI dalam rangka menyampaikan pesan bahwa negara kita Rabu, 14 Februari 2024 punya hajat besar, yaitu Pemilihan Umum serentak 2024,ā jelasnya.
Mengingat kompleksnya potensi pelanggaran pemilu, Bawaslu Gresik penting kiranya untuk kolaborasi dengan para ulama. “Kami harap para ulama dapat mengimbau umat dan santrinya ikut serta dalam pengawasan, mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu dan apabila ditemukan pelanggaran bisa dilaporkan atau informasikan kepada kami di Bawaslu beserta jajarannya,” pintanya, Sabtu (16/12/2023).
Sementara KH Mansoer Shodiq Ketua Umum MUI Gresik menyampaikan bahwa MUI mempunyai peran sebagai khodimul umat dan shodiqul hukumah.
āSemua pihak banyak mengusung pemilu damai, bersih, dan membahagiakan begitu juga MUI Gresik, terus mengusung terwujudnya pemilu yang bersih,ā terang Kiai Mansoer
Di tempat yang sama, Narasumber dalam kegiatan tersebut H Nur Fakih menjelaskan, bahwa MUI sebagai payung besar umat, harus turut serta dalam pengawasan partisipatif.
āMUI sangat besar perannya dalam mencegah terjadinya konflik, terutama konflik horizontal serta meningkatkan kesadaran politik masyarakat untuk menciptakan pemilu yang demokratis,ā jelas Nur Fakih.
Dalam kegiatan ini, juga ditandatangi Perjanjian kerja sama antara Bawaslu Gresik dan MUI Gresik, dengan tujuan memperkuat peran masing-masing pihak dalam Pemilu, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam Pemilu tahun 2024. (Didik Hendri Telisik Hati)
















