SIDOARJO, BN News – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Pembinaan Karir, Prestasi dan Mental (BINKARSITAL) dan Paparan Agen Perubahan Tahun 2026 di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim, pada Senin (25/5), di aula setempat.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertepatan dengan 8 Zulhijah 1447 Hijriah menjelang Hari Raya Iduladha. Ia mengajak seluruh peserta untuk mendoakan para petugas yang tengah mendampingi jemaah haji tahun 2026 agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan perlindungan Allah SWT dalam menjalankan tugas.
“Semoga saudara-saudara kita yang sedang bertugas mendampingi jemaah haji diberikan kesehatan, kemudahan dan selalu dalam pertolongan Allah SWT,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Syaikhul Hadi juga menyampaikan hikmah Iduladha melalui kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Menurutnya, setiap doa yang dipanjatkan pasti didengar dan dikabulkan Allah SWT, namun waktu pengabulannya menjadi rahasia Tuhan.
“Dari kisah Nabi Ibrahim AS dapat diambil hikmah bahwa doa tidak selalu langsung dikabulkan. Semua doa dijabah oleh Tuhan, hanya waktunya menjadi rahasia Allah,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kanwil Kemenag Jatim akan melaksanakan Salat Iduladha serta penyembelihan hewan kurban sebanyak 12 ekor kambing dan dua ekor sapi.
Lebih lanjut, Syaikhul Hadi menekankan pentingnya implementasi program Agen Perubahan sebagai upaya menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, setiap bidang dan Pembimas di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim diharapkan memiliki program unggulan yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.
“Dengan Agen Perubahan, diharapkan tercipta inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Program yang baik harus dijalankan, diawasi, dan dievaluasi agar hasilnya maksimal,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah Kementerian Agama di atas kepentingan pribadi serta memperkuat kolaborasi antarbidang dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari tiga calon Agen Perubahan di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim, yakni Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Jatim, Ketut Panji Budiawan, Ketua Tim PAI SMA/SMK Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS), Abdul Wafi, dan Ketua Tim Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Bidang Penais Zawa, Sudiono.
Ketut Panji Budiawan mempresentasikan inovasi bertajuk SABDA JATIM atau Sajian Dashboard Data Buddha Jawa Timur. Inovasi ini merupakan dashboard interaktif yang mengintegrasikan data Bimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur secara terpadu guna mendukung monitoring, transparansi, dan pemanfaatan data secara cepat dan efektif.
Dengan mengusung motto “Data Terpadu Tanpa Menunggu”, SABDA JATIM menghadirkan kemudahan akses data Bimas Buddha Jawa Timur secara lebih cepat, transparan, informatif, serta memudahkan eksplorasi data baik agregat maupun rinci.
Sementara itu, Abdul Wafi memaparkan inovasi bertema “Akselerasi Peran Pengawas PAI Penguatan Kompetensi Pembinaan Teknis Pengawas PAI Berbasis PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026 Menuju Pengawasan Mutu Pendidikan yang Akuntabel”.
Program tersebut bertujuan mewujudkan pembinaan Pengawas PAI yang profesional dan selaras dengan kebijakan nasional, meningkatkan kompetensi, memperjelas arah pengembangan karier, serta mendukung penyelarasan angka kredit dan SKP berbasis regulasi terbaru. Selain itu, inovasi ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan mutu pendidikan agama yang lebih efektif, terukur, dan berdampak bagi satuan pendidikan.
Adapun Sudiono mempresentasikan inovasi bertajuk “Zawa Be SMART” yang merupakan akronim dari Zakat Wakaf Berdampak, Solutif, Amanah, Audited, Relationship, dan Trust.
Melalui inovasi tersebut, pengelolaan zakat dan wakaf diharapkan semakin dikenal luas di seluruh sektor, memberikan dampak nyata bagi satuan kerja dan masyarakat, menjadi solusi penguatan ekonomi umat, serta memperkuat tata kelola yang amanah dan terpercaya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan menjadi momentum penguatan budaya kerja, inovasi, serta kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berdampak di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)















