GRESIK, BN News — Upaya memperkuat fondasi moral, keterampilan, dan spiritualitas pelajar tingkat menengah kembali digelorakan melalui ajang Aksi Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Aksi PAIS) Tahun 2026 yang dihelat di UPT SMP Negeri 6 Gresik pada Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) SMP Kabupaten Gresik ini melibatkan ratusan pelajar dari berbagai sekolah guna mempertandingkan tujuh cabang kompetisi keagamaan dan seni Islami.
Tujuh cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pidato Agama (LPI), Kaligrafi, Sholawat Al Banjari, Olimpiade PAI, Lomba Video Religius Pendidikan, serta Lomba Poster Karakter Religius. Ajang ini dirancang bukan sekadar kompetisi seremonial penumpukan piala, melainkan instrumen strategis untuk mengukur capaian keberhasilan pembelajaran agama di sekolah sekaligus wadah penyaluran bakat positif bagi generasi muda.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur dan identitas kultural keagamaan di tengah dinamika zaman modern saat ini. Menurutnya, generasi muda Gresik harus senantiasa menjadi garda terdepan dalam merawat tradisi kebaikan yang diwariskan oleh para wali, ulama, dan sesepuh terdahulu.
“Kita harus bisa menjaga warisan budaya para wali, para ulama, dan sesepuh di wilayah ini, termasuk di dalamnya budaya akhlak yang baik,” ujar Muhammad Ali Faiq dalam arahannya di hadapan para peserta, guru pendamping, dan tamu undangan. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat ukhuwah sekaligus menjunjung tinggi nilai kejujuran. “Pesan saya, tetap junjung tinggi sportivitas dalam setiap detik kompetisi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 6 Gresik, Abd. Aziz, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada institusinya sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tingkat kabupaten tersebut.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Gresik, Akhmad Yahya, menuturkan bahwa kolaborasi lintas sektoral ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam melahirkan generasi pelajar yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual.
Melalui pendanaan mandiri yang ditopang oleh kontribusi peserta serta dukungan strategis berbagai pihak termasuk BAZNAS Kabupaten Gresik, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak bibit-bibit unggul qari, dai muda, kreator konten religius, hingga pemikir Islam yang handal. Aksi PAIS 2026 membuktikan bahwa pembentukan karakter religius di Kabupaten Gresik terus berjalan progresif, terukur, dan berdampak langsung bagi kualitas sumber daya manusia masa depan. (*)
















